Connect with us

BIROKRASI

Satu Yamaha N-MAX untuk Satu LPTQ Tingkat Kecamatan

|

Bupati Tasikmalaya berfoto dengan pengurus LPTQ Kabupaten Tasikmalaya dan LPTQ tingkat kecamatan di halaman Islamic Center, Selasa (28/7/2020). (Foto: Amra Iska)

KAPOL.ID–Pemerintah menyalurkan hibah kepada Lembaga Pembinaan Tilawatil Qur’an (LPTQ) tingkat kecamatan se-Kabupaten Tasikmalaya. Penyerahan berlangsung Selasa (28/7/2020), di halaman Islamic Center, Singaparna.

Hibah berbentuk kendaraan bermotor. Tepatnya satu unit Yamaha N-MAX untuk pengurus LPTQ tingkat kecamatan. Total Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya menghibahkan 39 unit kendaraan bermotor.

Bupati Tasikmalaya, Ade Sugianto, merasa bahwa sudah kewajiban pemerintah dalam memfasilitasi semua sektor penunjang terwujudnya visi dan misi Kabupaten Tasikmalaya.

“Saya juga sampaikan permintaan maaf karena baru saat ini memberikan fasilitas tersebut. Lagipula, kami tidak memandang LPTQ sebatas lembaga penyelenggara kegiatan, akan tetapi yang bertanggung jawab dalam membangun dan membentuk masyarakat yang qurani,” terang Ade kepada sejumlah media.

Dalam kata lain, lanjut Ade, LPTQ bukan hanya berperan dalam menyelenggarakan even Musabakah Tilawatul Quran (MTQ), tetapi membina masyarakat untuk akrab dengan Alquran, hingga dapat meresapi apa-apa yang terkandung di dalam Alquran.

“Karena tidak ada sehebat apa pun konsep masyarakat selain masyarakat qurani. Ini sesuai sekali dengan visi dan misi Kabupaten Tasikmalaya,” tambahnya.

Ketua Harian LPTQ Kabupaten Tasikmalaya, Aa Rahmadin, menuturkan bahwa sebetulnya LPTQ sudah menunggu bantuan tersebut sejak lama. Karena sejak LPTQ berdiri, juga bupati berganti-ganti, baru kali ini mendapat bantuan. Karena itu kegiatan-kegiatan LPTQ agak sedikit terhambat.

“Pengurus kecamatan itu kan membina beberapa desa. Kegiatannya kan sudah terjadwal. Jadi, ini (fasilitas operasional) akan sangat menunjang,” ujar Rahmadin.

Atas hibah dari pemerintah itu, Rahmadin berharap ke depan LPTQ tidak hanya dikenal sebagai penyelenggara MTQ atau perlombaan. Tetapi jauh lebih dari itu, membina masyarakat agar dapat mencintai Alquran, keilmuannya, hikmahnya, dan sebagainya.

“Kami sangat yakin bahwa Alquran itu dijaga oleh Allah, maka siapa pun yang menjaga Alquran akan dijaga oleh Allah. Walaupun secara hakikat Allah tidak butuh kita, tapi kelak akan dipertanyakan, apa kerja kita,” lanjutnya.

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Advertisement

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *