oleh

Setelah Wali Kota, Giliran Ketua KONI Kota Tasik Ditahan Polres

KAPOL.ID –
Kuasa hukum Ketua KONI Kota Tasikmalaya, Yogi Muhammad buka-bukaan terkait kasus dugaan penyalahgunaan penggunaan anggaran Porda 2018 lalu yang menimpa kliennya.

Ketua periode 2020-2024 berinisial ES ditahan Polres Tasikmalaya Kota atas dugaan kerugian negara dari Rp 1,136 miliar selang beberapa hari setelah Wali Kota Tasikmalaya oleh KPK RI, Jumat dua pekan lalu.

“Sebenarnya sudah sepekan kebelakang, cuma baru diungkap ke publik pekan ini,” ujarnya kepada KAPOL.ID, Selasa (4/11/2020).

Informasi yang diterima kuasa hukum, proses penyidikan di kepolisian sendiri sudah rampung. Saat ini menunggu proses pelimpahan berkas ke kejaksaan negeri.

“Kami menduga kemungkinan ada pihak lain yang terlibat. Dan sangat mendukung kejaksaan untuk melakukan pengembangan penyidikan,” katanya.

Pihaknya juga mengupayakan proses bantuan terhadap hak kliennya sebagai tersangka. Salah satunya rencana melayangkan praperadilan.

“Kita punya keyakinan, meskipun berstatus tersangka belum tentu bersalah. Terlepas putusan majelis hakim saat di pengadilan nanti.”

“Karena yang kita bela itu haknya, bukan hanya perbuatan yang tersandung masalah hukum,” katanya.

Sebelumnya, Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota AKP Yusuf Ruhiman membenarkan atas penahanan ES di ruang tahanan Makopolres.

“Benar sudah ditahan, sementara hanya satu tersangka ES,” ujarnya singkat.***

Komentar