KABAR PRIANGAN ONLINE (KAPOL) –Komitmen pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan dan memangkas rantai distribusi logistik di tingkat akar rumput kini menampakkan hasil nyata.
Di wilayah utara Kabupaten Sumedang, pembangunan fisik gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Ciawitali, Kecamata lorn Buahdua, telah resmi tuntas dan siap dioperasikan.
Berdiri kokoh di lokasi yang sangat strategis tepat di sisi jalan utama dan berdekatan dengan pusat pemerintahan desa gedung ini dirancang untuk menjadi urat nadi ekonomi warga. Dengan arsitektur modern yang memadukan fasad abu-abu dan deretan rolling door merah ikonik, KDMP Ciawitali diproyeksikan menjadi pusat aktivitas multifungsi.
Gedung ini mengemban fungsi ganda yang krusial bagi stabilitas ekonomi lokal. Selain menjadi gerai penyedia komoditas pangan murah bagi warga, fasilitas ini juga berfungsi sebagai gudang logistik untuk menyerap hasil pertanian langsung dari petani di Kecamatan Buahdua.
Kehadiran unit ini memastikan hasil panen petani lokal memiliki saluran distribusi yang jelas dengan harga yang lebih adil, sekaligus menjamin ketersediaan stok pangan bagi masyarakat sekitar.
Guna menjamin kelancaran operasional dan distribusi barang, KDMP Ciawitali kini telah diperkuat dengan bantuan 2 unit Cator (Cara Motor). Armada roda tiga ini akan menjadi ujung tombak dalam menunjang mobilitas, baik untuk menjemput hasil panen dari sawah petani maupun mendistribusikan kebutuhan pokok ke titik-titik yang sulit dijangkau kendaraan besar.
Kepala Desa Ciawitali, Taslim, mengungkapkan optimisme tinggi terhadap fasilitas ini.
“Lokasi KDMP ini sangat strategis di jantung desa. Dengan adanya gedung baru dan dukungan armada Cator, kami yakin koperasi ini akan menjadi motor penggerak ekonomi yang mampu memberikan dampak kesejahteraan nyata bagi warga kami,” ujarnya.
Pembangunan ini merupakan bagian dari langkah strategis nasional dalam mendirikan 80.000 koperasi desa di seluruh Indonesia. Ke depan, KDMP Ciawitali akan diintegrasikan dengan sistem digital untuk memperluas akses pasar UMKM perdesaan.
Dukungan serupa juga ditegaskan oleh Babinsa Koramil Buahdua, Sertu Usep, yang menyatakan kesiapannya dalam mengawal aset ekonomi rakyat ini.
“Sinergi antara fasilitas modern, lokasi yang prima, dan dukungan logistik yang kuat diharapkan mampu menjadikan Ciawitali sebagai percontohan kemandirian pangan di wilayah perbatasan dengan Kabupaten lain, Sumedang – Indramayu,”ujar Usep, (GUH)






