oleh

Telkom University International Conference, Bandung Creative Movement

KAPOL.ID – Telkom University kembali menggelar acara tahunan, International Conference yaitu Bandung Creative Movement (BCM) ke-7 tahun 2020 yang diselenggarakan oleh Fakultas Industri Kreatif (FIK) Tel-U.

Acara berlangsung pada Kamis 12 November 2020 secara daring melalui zoom meeting.

Bandung Creative Movement (BCM) menyediakan wadah bagi para peneliti, insan kreatif, akademisi serta profesional industri dari seluruh dunia.

Nanti, untuk mempresentasikan hasil penelitian dan kegiatan pengembangannya di bidang teknologi, desain, kemasyarakatan, bisnis, dan lingkungan.

Rektor Telkom University, Prof. Dr. Adiwijaya mengungkapkan bahwa konferensi internasional ini dapat menjadi wadah untuk saling bertukar ide antar praktisi.

“BCM merupakan event tahunan oleh FIK sejak 2013. Melalui konferensi internasional ini, tidak hanya meningkatkan publikasi internasional, lebih dari itu sebagai ajang publikasi serta media exposure khususnya bagi FIK. Lebih jauh, menjadi sebuah wadah untuk saling bertukar ide seputar bisnis atau riset untuk kolaborasi kedepan,” ungkap rektor.

Konferensi ini memberikan kesempatan bagi para delegasi untuk bertukar ide dan pengalaman aplikasi baru secara langsung, untuk membangun hubungan bisnis atau penelitian, dan untuk menemukan mitra global untuk kolaborasi di masa depan.

Dekan Fakultas Industri Kreatif, Dr. Roro Retno Wulan, S.Sos, M.Pd, juga mengatakan dalam menghadapi perubahan global, semua lini perlu berkolaborasi khususnya di era Industri 4.0 yang tidak dapat kita hindari. Kuncinya adalah beradaptasi dengan keadaan.

Tema yang diangkat pada pelaksanaan Bandung Creative Movement (BCM) ke-7 ini adalah Dynamics of Industrial Revolutions 4.0 yang membahas berbagai topik menarik meliputi Creative Technology, data, and creative industry, digital transformation of environment; digital technology and cultural evolution, innovation of products, creative industries management and marketing, aesthetic evolution in digital era, digital education for creative industries, cultural evolution in time of pandemic.

Konferensi yang diadakan setiap tahun sejak 2013 ini terdiri dari tiga kegiatan besar, yaitu konferensi internasional di kalangan industri Kreatif, lokakarya profesional industri kreatif, dan pameran internasional karya seni dan desain.

Dihadiri oleh sedikitnya 15 perguruan tinggi di dalam dan luar negeri, dengan prosiding yang terindeks penerbitan internasional CRC Press dan Scopus.

Acara di ikuti Keynote Speaker, yaitu Vichaya Mukdamanee, BFA, MFA, PhD – Fine Artist / Lecturer of Researcher at Silpakorn Thailand; Dr. Mumtaz Mokhtar (Assoc. Prof. Dr) PhD – Art and Design, Degree Fine Art, Dip. Art Edu./Lecturer and Researcher at UiTM Malaysia; Florian Heinzelmann, PhD, Dipl.-Ing. (FH), M. Arch., SBA– Architect Director of SHAU Architecture and Urbanism; Dr. Ira Wirasari., S.Sos., M.Ds. – Visual Communication Design, Lecturer/Researcher at Creative Industry Faculty, Telkom University. (Jae)***

Komentar