UKM Karate Unsil-Masyarakat Linggajati Sukaratu Kembangkan Ecoprint Batik Galunggung

  • Bagikan
Salah satu contoh karya batik alami Galunggung menggunakan pewarnaan ecoprint yang dikembangkan UKM Karate Unsil Tasikmalaya bersama masyarakat Linggajati Sukaratu Kabupaten Tasikmalaya.*

KAPOL.ID –
UKM Karate Universitas Siliwangi (Unsil) Tasikmalaya kembangkan Ecoprint Batik Alam Galunggung bersama masyarakat Linggajati Sukaratu Kabupaten Tasikmalaya.

Ketua UKM Karate Unsil, Febrianne Gamma Lestari mengatakan, ecoprint sendiri mengolah bahan alami di sekitar Galunggung untuk pewarnaan kain.

Beberapa diantaranya daun jati yang masih muda, daun kayu afrika, lanang/pongporang, daun jarak, dan rumput-rumputan.

“Khusus untuk daun jati itu harus yang muda dan daun yang lainnya harus yang tua,” katanya, Senin (4/10/2021).

Penerapan inovasi ecoprint di Desa Linggajati, kata dia, diharapkan menjadi pilot project ikon Desa Linggajati.

Nantinya dapat terbentuk wisata edukasi dan mendongkrak perekonomian masyarakat setempat.

“Kita memotivasi masyarakat dalam bentuk pelatihan agar terbangun desa binaan yang aktif, mandiri, berwirausaha dan sejahtera,” ucap Febrianne.

Salah seorang narasumber pelatihan, Dr. Zulfikar Noormasyah, S.P., M.P. mengatakan masyarakat bisa mengembangkan kain batik alam Galunggung.

Bisa dibuat dalam berbagai jenis pakaian seperti baju koko, pangsi ataupun kebaya hingga kerajinan lainnya.

“Produk berbahan baku batik alam Galungung, juga kipas lipat, masker, sendal atau sepatu bahkan jenis pernak-pernik lainnya,” katanya.

Koordinator pelaksana, Dian Rizqiansyah, mengatakan pelatihan dalam bentuk seminar juga melalui motivasi kewirausahaan dari narasumber Tenten Tedjaningsih, Ir., M.Si.

“Program PHP2D (Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa) Ecoprint ini merupakan kegiatan yang difasilitasi oleh Belmawa Kemdikbud RI,” ucapnya. ***

  • Bagikan