SEDIKIT pun Ibu Emin (45) tidak menyangka jika rumahnya akan didatangi oleh pimpinan di Kabupaten Tasikmalaya. Apalagi sampai bisa mewujudkan cita-cita kedua anaknya untuk terus sekolah.
Namun pada Senin (8/3/2021), malam lalu ia bersama dua putrinya dikagetkan dengan suara ketukan pintu. Padahal hari sudah malam waktunya untuk istirahat tidur.
Ketika dibuka pintu, ia pun kaget karena yang datang adalah rombongan Wakil Bupati Tasikmalaya, Deni Ramdani Sagara yang langsung mengetuk pintu rumah Ibu Emin.
Warga Kampung Jeruk Mipis Desa Ciroyom Kecamatan Bojonggambir itu tinggal di rumah panggung kecil hasil swadaya masyarakat bersama dua anaknya Siti Nurajijah (10) dan Ratnasari (13).
Malam itu Deni memutuskan untuk menginap di rumah warga di Kampung Jeruk Mipis Desa Ciriyom Kecamatan Bojonggambir.
Deni sengaja datang untuk melihat dan mendengar langsung keluhan warganya. Dengan bantuan lampu senter, ia pun menapaki jalan setapak yang licin akibat hujan dan juga melintasi pematang sawah.
“Reuwas, saalit oge teu nyangki malih mah teu ngimpi-ngimpi acan bade dilongok gegeden, ” kata Ibu Emin.
Yang lebih kaget lagi bagi keluarga tersebut, Kedua anaknya diangkat menjadi anak asuh Wakil Bupati Tasikmalaya Deni R Sagra. Deni siap membantu biaya pendidikan kedua anaknya hingga jenjang perguruan tinggi.
Saat ini, Ratnasari mengaku putus sekolah karena terkendala biaya untuk transportasi ke SMP negeri yang jauh dari rumahnya. Setidaknya butuh Rp 10.000 untuk biaya ongkos angkutan umum. Sedangkan penghasilan Bu Emin hanya Rp 11.000 dari buruh petik.
Sejak di tinggal mati suaminya, 14 tahun lalu, Bu Emin menjadi tulang punggung bagi kedua anaknya. Penghasilan dari buruh tani dan buruh petik belum cukup untuk biaya sekolah anaknya hingga sejak beberapa bulan lalu memutuskan untuk berhenti sekolah.
“InsyaAllah kedua anak Bu Emin saya angkat menjadi anak saya. Segala keperluan biaya sekolah saya tanggung. Agar apa yang dicita-citakan kedua anak Bu Emin bisa terwujud,” kata Deni.
Ratnasari ingin masantren sambil sekolah, sedangkan Adiknya Siti ingin menjadi seorang guru. Keduanya mengaku bahagia pasalnya apa yang dicita-citakan bakal terwujud karena kini memiliki orang tua asuh.
Selain kedua anak Bu Emin, Wabup Deni juga mengangkat Ati Fitriani (11) anak yatim lain di Kampung Jeruk Mipis menjadi anak angkat dan akan memenuhi segala keperluan biaya pendidikan hingga jenjang tinggi.
“Sebagai pemimpin saya punya tanggungjawab untuk membantu masyarakat. Apalagi ketiga anak itu dari keluarga kurang mampu dan sudan tidak punya bapak. Semoga saja Allah memudahkan segalanya,” kata Deni.
Silaturahmi Wakil Bupati Tasikmalaya ke Kampung Jeruk Mipis bukan hal yang mudah, rombongan kendaraan harus merasakan kondisi jalan yang sempit hingga ada kendaraan yang terperosok dan harus digotong warga.
Begitu juga tanjakan ke daerah tersebut sangat curam sampai ada kendaraan yang tidak kuat menanjak dan harus didorong. Namun demikian Kampung Jeruk Mipis memiliki potensi alam yang luar biasa untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata desa.(Abdul Jalal) ***












