SOSIAL  

WTP Dorong Perekonomian Pesantren

Program wakaf ternak produktif di salah satu pondok pesantren Tasikmalaya, Rabu (1/6/2022).*

KAPOL.ID
Global Wakaf-ACT Tasikmalaya mulai menyerap hewan kurban dari Lumbung Ternak Wakaf di berbagai pesantren penerima Program Wakaf Ternak Produktif (WTP) di Tasikmalaya.

Salah satunya di Pondok Pesantren Darussalam Rajapolah Kab. Tasikmalaya dan Pondok Pesantren Miftahul Ulum Gandok Kota Tasikmalaya.

Saat ini, hewan ternak kambing yang berada di Ponpes Miftahul Ulum berjumlah 53 ekor.

“Enam ekor sudah dibeli oleh salah satu jemaah pesantren untuk kurban. Program WTP sangat bermanfaat bagi kemandirian dan dapat meningkatkan perekonomian pesantren,” kata tim ACT Tasikmalaya, M. Fauzi Ridwan, Rabu (1/6/2022).

Sementara di Pondok Pesantren Darussalam, tambah dia, terdapat 27 ekor kambing. Jika sudah memenuhi kriteria dan siap untuk dikurbankan, akan dibeli oleh Global Qurban-ACT.

“Hasil penjualannya dikembalikan ke pesantren untuk dimanfaatkan bagi kemaslahatan pesantren,” ungkapnya.

Global Wakaf-ACT mengamanahkan ternak domba yang pengelolaan juga kemanfaatannya sepenuhnya diserahkan kepada pesantren.

“Saat ini di wilayah Priangan Timur, kami sudah mendistribusikan hewan ternak wakaf serupa ke 13 pesantren yang tersebar hingga Ciamis dan Garut,” katanya.

Pengelola WTP di Pesantren Darussalam, Ustad Jalaluddin menjamin kambing yang dihasilkan dari Wakaf Ternak Produktif Pesantren memiliki kualitas yang baik.

“Alhamdulillah ternak domba di sini dirawat dengan baik. Utamanya pada pangan, kesehatan, juga kebersihan hewan.”

“Setiap hari dirawat dari pagi hingga sore sehingga layak dijadikan hewan kurban,” jelasnya.***