BIROKRASI

Perdana, RSUD dr Soekardjo Kota Tasik Dapat Layani CAPD

×

Perdana, RSUD dr Soekardjo Kota Tasik Dapat Layani CAPD

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan tengah berbincang dengan dokter di ruang layanan dialisis RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya, Senin (10/8/2026).*

KAPOL.ID –
RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya mulai melayani CAPD, sebuah metode cuci darah secara mandiri, Senin (10/8/2026). Rumah sakit plat merah ini bekerjasama langsung dengan Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung.

“Layanan CAPD ini yang pertama di Priangan Timur. Sehingga pasien dari wilayah sekitar tak perlu jauh-jauh ke Bandung atau kota besar lainnya.”

“Saat berkunjung ke layanan dialisis juga banyak pasien dari luar daerah. CAPD ini juga diyakini meningkatkan kualitas hidup pasien,” ujar Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadan.

Pihaknya terus melakukan peningkatan kualitas pelayanan terhadap pasien. Tidak hanya bangunan dan alatnya saja, juga sumberdaya manusia yang mumpuni.

“Kita terus menata kelola RSUD Soekardjo ini menjadi yang lebih baik. Agar menjadi rumah sakit rujukan di Priangan Timur,” katanya.

Ia berharap, upaya peningkatan kualitas tersebut mendapat dukungan dari Kementerian Kesehatan, Pemerintah Provinsi Jabar. Juga kolaborasi antar rumah sakit baik rumah sakit negeri maupun swasta di Kota Tasikmalaya.

Direktur RSUD dr Soekardjo, dr Budi Tirmadi mengatakan, pasien pertama melakukan CAPD asal Malangbong Garut. Dengan metode tersebut, pasien bisa melakukan cuci darah secara mandiri tanpa harus ke rumah sakit.

“Jadi saat pertama itu dipasangi kateter di bagian perut oleh dokter. Selama keluarga dan pasien siap menjalani prosedur, bisa melakukan sendiri di rumah.”

“Selama ini kan harus dirujuk ke Bandung, sekarang sudah bisa di sini. Dan BPJS Kesehatan meng-cover layanan cuci darah metode ini,” katanya.

Ia mengatakan, baik dokter maupun tenaga kesehatannya sudah menjalani pelatihan dengan menggandeng RSHS Bandung.

Direktur Medik dan Keperawatan RSHS Bandung, dr Iwan Abdul Rahman mengatakan, sejauh ini manfaat CAPD bagi pasein cukup besar.

“Selama keluarga dan pasiennya teredukasi dengan baik saat melakukannya secara mandiri,” ucapnya. ***