BISNIS  

Yang Naik Menjelang Nataru, Harga Jengkol dan Cabai

Seorang pedagang di pasar Singaparna menginformasikan kenaikan harga sejumlah komoditas menjelang Nataru. (Foto: istimewa)

KAPOL.ID–Sejumlah harga komoditas di Pasar Singaparna mengalami kenaikan menjelang Hari Raya Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru). Di antaranya harga jengkol dan cabai.

Kenaikan harga yang signifikan adalah cabai, antara 30 hingga 100 persen. Seperti cabai hijau yang pekan lalu Rp 10 ribu menjadi Rp 20 ribu per kilogram. Kenaikan harga cabai merah lebih hebat, dari Rp 24 ribu menjadi Rp 54 ribu per kilogramnya.

“Kalau jengkol asalnya 14 ribu per kilogram menjadi 18 ribu per kilogram. Karena harga naik, pembeli jadi berkurang. Kira-kira kami mengalami penurunan omzet sekitar 30 persen,” terang Yani Mulyani, salah seorang pedagang di Pasar Singaparna.

Di lain pihak, Kadis Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tasikmalaya, Iwan Ridwan mengungkap beberapa faktor penyebab kenaikan harga tersebut. Di antaranya faktor cuaca dan bencana alam.

“Terkait stabilitas harga mungkin kita melihat aspek cuaca. Terutama yang berkaitan dengan komoditas-komoditas pertanian semisal cabai. Dengan adanya musim kayak sekarang elnina juga ada dampak juga,” ujar Iwan di kantornya.

Sementara itu, Iwan juga memastikan bahwa UPT Pasar sudah bergerak untuk mengecek harga pasar. Bahkan pihaknya juga berencana untuk mengeceknya secara langsung.

“Kita sudah skemakan untuk pemantauan harga pasar itu, terutama menjelang Nataru. Kita akan sempel dan kroscek ke lapangan,” tandasnya.