Terhubung dengan KAPOL

POLITIK

50 Anggota DPRD Digembleng Penguatan Nilai Kebangsaan

|

TASIKMALAYA, (KAPOL).- Sebanyak 50 orang anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya berhasil menjalani orientasi anggota DPRD tahun 2019 yang diselenggarakan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Barat di Kota Cimahi selama 8 hari.

Kegiatan terbagi dalam dua gelombang, yakni pertama gelombang V angkatan I melibatkan 29 anggota DPRD lama yang terpilih kembali menjadi anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya, dimulai sejak 4-7 November 2019.

Kemudian dilanjutkan gelombang VI angkatan II. Melibatkan 21 anggota DPRD baru (para penghuni baru kursi parlemen Kabupaten Tasikmalaya). Dimulai sejak tanggal 11 hingga 14 November 2019.

Sekretaris DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Drs. H. Iing Farid Khozin mengharapkan, masing-masing anggota DPRD dari jumlah 50 orang anggota, mengantongi oleh-oleh positif berupa keilmuan dan pengalaman yang bisa dijalankan secara optimal di Kabupaten Tasikmalaya.

“Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah Provinsi Jawa Barat yang telah memberikan pendidikan dan latihan kepada seluruh anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya, dengan materi-materi yang luar biasa disesuaikan dengan isu dan perkembangan di Indonesia,” kata Iing, Jumat (15/11/2019) kemarin.

Menurutnya, selain upaya peningkatan kompetensi, profesionalitas dan integritas anggota DPRD kegiatan orientasi dengan bidikan pengembangan tugas pokok dan fungsi anggota dewan sebagai unsur penyelenggaraan pemerintahan daerah, orientasi kali ini juga membidik bagaimana upaya meningkatkan pemahaman ideologi negara.

“Termasuk pemahaman terhadap konstitusi, nasionalisme dan wawasan kebangsaan yang mampu mendongkrak semangat pengabdian kepada bangsa dan NKRI,” ujarnya.

Sementara itu Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Asep Sopari Alayubi, menjelaskan, jika orientasi anggota DPRD memiliki makna penting dan merupakan hal yang wajib dilakukan oleh anggota DPRD sebelum memulai tugas sebagai wakil rakyat.

“Initinya mewujudkan efektifitas, produktifitas, dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan daerah,” jelas Asep.

Ditambahkan, melalui kegiatan orientasi ini, seluruh anggota DPRD mendapatkan banyak ilmu baru dan melahirkan semangat nasionalisme pada setiap Anggota DPRD.

Orientasi inipun dinilai sangat bermanfaat untuk menambah wawasan dan pengetahuan mengenai tata kelola pemerintahan dan wawasan kebangsaan termasuk juga mengenai prioritas pembangunan Jawa Barat. (KAPOL)***

Diskusikan di Facebook

Silakan mengirim pesan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *