KAPOL.ID –
Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto merespons sebuah kritikan dan cuitan yang datang dari segelintir masyarakat menduga pemerintah slow respons dalam penanganan wabah virus corona (Covid-19).
Ia menjawab kritikan tersebut dan merespons situasi sejak bulan Februari 2020, jauh sebelum virus corona mulai merebak dimana-mana kepada KAPOL.ID, Kamis (23/4/2020).
“Pada bulan Januari 2020 lalu kami sudah membentuk tim gugus tugas corona. Itu lebih awal, jauh sebelum disarankan pusat,” jelas Ade.
Akhir Februari, kata dia, pembentukan tim kesehatan Sigesit. Sebanyak 4 ambulans bermotor dibuat, 52 perawat, 5 tim dokter dan 68 operator siang malam, serta 300 relawan.
Selain itu, satu-satunya rumah sakit daerah, lanjut bupati, dari 20 ruang isolasi awal kita, kini sudah ditambah menjadi 24 ruang.
“Itu berada di rumah sakit daerah kami, yakni di RS SMC,” katanya.
Maka, jika ada segelintir masyarakat yang menilai kami itu slow respons dan tertutup, itu salah.
“Mungkin tanggapannya itu subjektif, karena kami lebih awal sudah membuat, memberikan edukasi hingga tingkat dasar saja sudah kita lakukan dari awal,” tegasnya. (dhi-dhi)***












