KAPOL.ID –
Pascapenyemprotan disinfektan di Pondok Pesantren Sulalatul Huda Paseh Kota Tasikmalaya, beredar isu hoaks.
Dalam jejaring aplikasi perpesanan whatsapp, disebutkan 100 santri pesantren tersebut positif.
“Tidak benar itu, saya malah banyak ditanyai puskesmas. Tidak tahu asalnya informasi,” ujar pengelola Ponpes Sulalatul Huda, Silmi Abdussalam, Kamis (17/12/2020).
Pihaknya juga belum mendapat informasi penyemprotan disinfektan dari BPBD beberapa hari lalu.
“Mungkin ada yang mengira penyemprotan disinfektan itu karena ada yang positif. Ada-ada saja yang menyebarkan informasi hoaks tersebut,” katanya.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Tasikmalaya, Ucu Anwar sudah mendengar isu melalui aplikasi perpesanan tersebut.
Penyemprotan juga dilakukan atas permintaan pesantren untuk tindakan pencegahan.
“Bukan karena ada yang positif, itu mah hanya penyemprotan pencegahan saja. Mohon dibantu diluruskan informasi hoaks tersebut,” katanya.
Sekadar informasi, per Perkembangan Covid-19 di Kota Tasikmalaya pada Kamis, 17 Desember 2020 Pukul 08.00.
.
Terdapat penambahan kasus baru konfirmasi sebanyak 11 orang, sembuh 35 orang, meninggal 0. Total kasus aktif 735 orang. ***












