Connect with us

PARLEMENTARIA

Ali Rasyid, Kerajinan Rajapolah Harus Terus Dikembangkan

|

Anggota DPRD Jawa Barat, Ali Rasyid berdialog dengan para pengrajin Rajapolah Kabupaten Tasikmalaya.***

KAPOL.ID- Masyarakat pengrajin kerajinan tangan Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya mengeluhkan soal terus menurunnya pendapatan mereka.

Sentra kerajinan Rajapolah yang beberapa dekade lalu berjaya, eksistensinya mulai tergerus dan semakin ditinggalkan para pembeli. Adanya jalan tembus atau jalan flyover menuju Ciamis salah satu pemicu kian buramnya masa depan kerajinan Rajapolah

Keluhan tersebut disampaikan kepada Anggota DPRD Jawa Barat, Ali Rasyid saat berkunjung ke Rajapolah pada Selasa (7/7/2020) lalu.

“Kondisi kerajinan Rajapolah saat ini tidak lagi secerah masa lalu. Saat ini kawaan kerajainan Rajapolah kian sepi dari pengunjung,” kata warga Rajapolah kepada Ali Rasyid.

Itu terjadi karena lokasi Kerajinan Rajapolah tidak lagi dilalui kendaraan dari arah Jawa Tengah, setelah adanya jalan flayover Rajapolah yang langsung ke Kota Ciamis tanpa melintasi wilayah Kota Tasikamlaya.

Kekhawatiran akan semakin suramnya kerajinan Rajapolah itu kini kembali muncul dengan adanya rencana pembangunan jalan tol Cigatas jika tidak ada akses pintu tol di Rajapolah. Nasib pengrajin Rajapolah semakin terjepit.

“Para pengrajin Rajapolah mengharapkan adanya solusi dari pemerintah agar pemasaran produk mereka ramai kembali. Saat ini kondisinya semakin menurun karena kawasan Kerajinan Rajapolah semakin sepi pengunjung,” kata Ali Rasyid.

Ali Rasyid sengaja bersilaturahmi dengan para pengrajin kerajinan tangan Rajapolah dalam agenda Kunjungan Daerah Pemilihan. Ia menampung apa yang menjadi keluhan para pengrajin untuk dicarikan solusinya.

“Kami mengharapkan para pengrajin Rajapolah itu bisa bangkit kembali dan kerajinan tangan Rajapolah kembali eksis dan bergeliat kembali seperti dulu,” ujar Ali Rasyid.

Kata dia pemerintah daerah harus segera melakukan upaya penyelamatan nasib para pengrajin Rajapolah. Bagaimana juga kerajinan Rajapolah merupakan aset daerah yang harus dikembangkan agar kesejahteraan masyarakat bisa meningkatkan.

Karya yang dihasilkan para pengrajin Rajapolah sangat khas dan unik. Namun saat ini para pengrajin kesulitan dalam pemasaran produk seiring dengan minimnya lalulintas kendaraan ke lokasi pusat kerajinan tersebut.

“Pemerintahan mau tidak mau harus melakukan penataan kawasan Rajapolah agar menarik untuk dikunjungi masyarakat. Sehingga warga dari luar daerah mau berkunjung ke Rajapolah dan membeli produk kerajinannya,” kata Ali.

Aset yang begitu besar dan mampu menghidupi banyak masyarakat itu jangan sampai padam dan hilang. Justru kata dia harus terus dikembangkan demi kemajuan daerah.

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •