oleh

Ali Rasyid, Pemda Harus Dorong Kaum Muda Berwirausaha

KAPOL.ID – Untuk menaikan Indek Pembangunan Pemuda (IPP) Jawa Barat, pemerintah harus mendorong kaum muda berwirausaha.

Karena penyebab rendahnya IPP Jabar salah satunya terkait dengan masalah lapangan dan kesempatan kerja bagi para pemuda masih rendah.

Anggota DPRD Jawa Barat, Ali Rasyid mengatakan, tingkat pengangguran di kalangan pemuda masih sangat tinggi sehingga IPP Jabar posisi paling rendah di bandingkan dengan daerah lain di Indonesia.

Sedangkan jumlah pemuda di Jawa Barat ini terbesar di Indonesia yang mencapai 11,9 juta jiwa dari 63,82 juta jiwa secara Nasional. Artinya pemerintah harus menggenjot kaum muda untuk berwirausaha.

“Mau tidak mau pemerintah daerah harus mendorong kaum muda atau pemuda berwirausaha. Ini penting agar semakin banyak pemuda yang menjalankan bisnis dan pada akhirnya bisa membuka lapangan pekerjaan bagi pemuda lainya,” kata Ali Rasyid.

Politisi Partai Gerindra itu mendorong agar pemerintah dalam hal ini dinas intansi yang membidangi kepemudaan melakukan pemetaan potensi di daerah.

Sehingga para pemuda bisa diarahkan untuk berwirausaha sesuai dengan potensi yang ada di daerahnya masing-masing.

Kalau saja di satu desa ada pemuda yang berdaya secara ekonomi dan mampu menciptakan lapangan pekerjaan.

Maka dalam satu tahun ini akan lahir pengusaha baru di kalangan pemuda dengan jumlah yang cukup banyak.

Ini setidaknya kata Ali akan mempercepat peningkatan IPP di Jawa Barat, dan akan mampu mengurangi jumlah pengangguran di kalangan pemuda.

Pemerintah daerah harus membuat skala prioritas dalam membina dan mengembangkan kaum muda agar mau berwirausaha.

Targetnya tiap tahun harus lahir para pengusaha muda di desa yang mampu menggali dan mengembangkan potensi desanya masing-masing.

Misalnya kata dia, di Kabupaten Tasikmalaya ada 351 desa. Jika setiap desa ada satu pemuda yang dicetak menjadi pengusaha, maka dalam setahun akan ada 351 pengusaha muda.

Jika satu pemuda bisa memperkerjakan tiga pemuda lainya maka akan ada 1000 lebih pemuda yang bekerja. Artinya dalam setahun ada 1000 pemuda lebih yang memiliki pekerjaan dan tidak lagi menjadi pengangguran.***

Komentar