BISNIS  

Anak Muda Lebih Menyukai Produk Berlabel Halal

Pelatihan sertifikat halal dan PIRT oleh Dinsos Kota Tasikmalaya di Hotel Crown Tasikmalaya, Jumat (24/6/2022).*

KAPOL.ID –
Label halal saat ini telah menjadi gaya hidup anak muda. Produk berlabel halal menjadi tujuan utama belanja anak muda.

Demikian dikatakan Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kemenag RI, Dr Muhammad Aqil Irham saat mengisu pelatihan sertifikasi halal dan PIRT di Hotel Crown Tasikmalaya, Jumat (24/6/2022).

“Berdasarkan hasil riset, dari total penduduk Indonesia hampir 80 persen berusia anak muda.”

“Kalau produk lokal tak ada sertifikat halal, maka tak akan menjadi pilihan anak muda,” terangnya.

Ia berharap, pelaku UMKM lokal harus mendapat dorongan untuk mendapat label halal.

Bahkan ada katagori bebas biaya dan saat ini lebih efektif dan efisien dalam pendaftaran.

“Untuk mendapat label pendaftarannya juga bisa dilakukan secara daring. Makanya sosialisasi seperti ini harus digencarkan karena literasi digital pelaku UMKM belum merata.”

“Perasaan mereka bahwa sulit, takut bayar mahal itu harus ditepis. Jika semua persyaratan lengkap 21 hari kerja sudah keluar,” tambahnya.

Pekerja Sosial Ahli Muda Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tasikmalaya, Mia Wastuti menjelaskan, peserta pelatihan merupakan keluarga penerima manfaat (KPM) PKH.

Sebelumnya mereka juga sudah mengikuti pelatihan digital marketing dan beberapa diantaranya baru menjalani graduasi.

“Total peserta hari ini 90 orang, ada juga yang baru dan akan graduasi. Mereka mulai bisa mandiri tanpa bantuan PKH.”

“Ini merupakan bentuk pendampingan agar kondisi ekonomi keluarganya terus meningkat,” ucapnya.

Ia menuturkan, Pemkot Tasikmalaya juga tengah mengusulkan bantuan bagi para peserta dalam mengakses label halal.

Meskipun nantinya ada kriteria yang mendapat sertifikasi halal sesuai dengan kapasitas usaha.

“Tadi juga dijelaskan ada yang bisa gratis, ada yang berbiaya. Tergantung produknya juga,” kata Mia.***