oleh

Bom Waktu Itu Bernama

Oleh Ipa Zumrotul Falihah
Penggiat Perempuan, Ketua Pemudi PUI Kota Tasikmalaya

Diwaktu senggang sering diskusi berdua dengan suami, tentang banyak hal baik masalah pengasuhan anak-anak maupun isu-isu yang berkembang sekarang ataupun permasalahan di tempat kita mengabdi dan beraktualisasi.

Bagiku dia teman diskusi terdekat tanpa sekat yang bisa mengurangi kegalauanku. Walau kadang dia bisa ngasih pencerahan atau cuma jadi pendengar setia keluhan istrinya saja.

Begitupun sebaliknya, aku berusaha menempatkan diriku agar bisa jadi tumpahan rasa dirinya walau laki-laki itu jika bicaranya hemat sekali tak sedetil wanita.

Maka kami menyadari hal itu secara ilmiah sehingga bisa belajar memahami satu sama lain sesuai porsi.

Pernah diskusi kita sampai ketahap tema kepekaan suami atau kepekaan istri, keberanian suami menegur menasehati istrinya juga sebaliknya istri yang mengoreksi kesalahan suaminya serta keberatan kita berdua jika diantara kita ada yg tidak mengenakan/ mengecewakan pasangan kita.

Selanjutnya diskusi kita sampai pada kesimpulan bagaimana jika pasangan kkta entah istri ataupun suami yang tidak peka atau tidak mau mengungkapkan keberatannya.

Dengan cara berkomunikasi yang sehat, kita saja yang sama Allah diberikan kelebihan bisa mengutarakan ha-hal yang tabu atau melatih diri untuk bisa mengkomunikasikan sesuatu masih saja ada kesalahfahaman di rumah tangga.

Lalu bagaimana yang hanya saling diam atau cuma saling sindir, bisakah menyelesaikan masalah masalah di rumah tangganya??

Karena diam bagiku dan suami bukan solusi karena dulu kami pernah mengalamifase diam-diaman dan masalah tak bisa kita kendalikan malah muncul kesalahpahaman berikutnya pengalaman dulu.

Jadi mana mungkin kita bisa memperbaiki diri untuk bisa membuat pasangan kita bahagia jika tidak ada komunikasi yang sehat.

Mohon maaf postingan ini hanya berbagi saja mudah mudahan ada hikmahnya, siapa tahu ada yang memendam kekecewaan.

Maka beranikan diri untuk bicara boleh deh sambil minum kopi/teh karena jika dipendam bisa jadi bom waktu.***

Komentar