KANAL  

Cianjur Bebas Pasung, ODGJ Dievakuasi

Balai Kementrian Sosial (Kemensos) Centra Terpadu Inten Suweno mengevakuasi pasien Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) Pasung di Desa Tanjungsari, Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur,

KAPOL.ID – Balai Kementrian Sosial (Kemensos) Centra Terpadu Inten Suweno mengevakuasi pasien Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) Pasung di Desa Tanjungsari, Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur, Sabtu (1/10/2022) malam.

Evakuasi pasien ODGJ pasung tersebut berinisial CL (31) didampingi Yayasan Rumah Pulih Jiwa (YRPJ), Dinas Sosial Cianjur, Forkopimcam Sukaluyu dan Kepala Desa Tanjungsari.

Kepala Balai Kemensos Centra Terpadu Inten Suweno, Hadi Suyono mengatakan, CL dipasung menggunakan rantai dan langsung dievakuasi ke rumah sakit Marzuki mahdi di Bogor untuk mendapat perawatan.

“Kita langsung turun tangan ke lapangan karena perintah dari pimpinan. Ini bentuk respon cepat dari Kementrian untuk penangangan Pasien ODGJ Pasung,” kata dia.

Hadi menjelaskan, pihaknya hanya melakukan evakuasi, untuk penanganan langsung ditangani RS Marzuki Mahdi.

“Ini termasuk ke program sehingga penanganan ODGJ ini sudah otomatis secara gratis,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Rumah Pulih Jiwa (YRPJ), Rukman Syamsudin menuturkan, pihaknya hanya mendampingi dan membantu evakuasi CL yang sudah lama dipasung rantai.

“Ini bentuk dari Cianjur bebas pasung dan kita terus memberikan sosialisasi agar warga tidak mendiskriminasi pasien ODGJ apalagi masih adanya pasung,” tuturnya.

CL diketahui sudah hampir 20 tahun mengalami sakit. Bahkan, pernah juga dirawat dirumah sakit.

“Pasien memang susah lama mengalami sakit gangguan jiwa dan sepertinya terlepas dari perhatian meminum obatnya sehingga CL mengalami kambuh lagi serta harus dipasung,” kata dia.

Pihaknya, lanjut Rukman, akan terus memerangi bila adanya Pasien ODGJ yang dipasung.

“Cianjur harus bebas pasung 100 persen. Sehingga kita akan terus pantau dan bebaskan bila ada pasien ODGJ yang dipasung,” kata Rukman.

Disisi lain, Kepala Desa Tanjungsari, Kecamatan Sukaluyu, Waldi Akbar Yacob mengatakan, pihaknya beserta keluarga dan warga lainnya mengucapkan terima kasih ke Balai Kementrian sosial Centra Terpadu Inten Suwena serta Yayasan Rumah Pulih Jiwa yang telah membantu mengevakuasi CL untuk mendapatkan perawatan kembali.

“Kami mengucapkan terimakasih atas bantuannya memberikan perawatan kembali kepada CL agar kembali sembuh,” pungkasnya. ***