oleh

Diwarnai Aksi Bawa Tabung Gas LPG, KPU Tasik Tetap Keluarkan Putusan

KAPOL.ID –
Rekomendasi Bawaslu terkait dugaan pelanggaran oleh pasangan nomor urut 2 Ade Sugianto – Cecep Nurul Yakin, terjawab oleh KPU Kabupaten Tasikmalaya, Senin (11/01/2021).

Sebelum KPU membacakan hasil keputusan tersebut, sempat diwarnai aksi unjuk rasa di Jalan Raya Timur Singaparna, di depan Kantor KPU dan Bawaslu.

Aksinya tersebut sempat diwarnai ketegangan antara pengunjuk rasa dengan pihak keamanan.

Pengunjuk rasa sempat mengumpulkan ban bekas dan tiga buah tabung gas LPG tiga kilogram.

“Ini ungkapan kami untuk sikap KPU yang alot dalam mengambil keputusan,” ujar korlap aksi, Junen selepas aksi.

Tak hanya alot, lanjut dia, sikap KPU sangat jelas melanggar kode etik dalam PKPU.

“Kami akan meminta DKPP untuk membubarkan KPU, kerena sudah sangat jelas telah melanggar,” jelasnya.

Pantauan KAPOL.ID, peserta aksi berhasil bertemu dengan ketua KPU dan pamit.

Ketua KPU Kabupaten Tasikmalaya Zamzam Zamaludin menyatakan pihaknya sudah membahas rekomendasi Bawaslu tersebut.

Sebelumnya pasangan Ade-Cecep diduga melanggar pasal 71 ayat 3, UU no 10 tahun 2016 tentang pilkada.

Bupati dengan jabatannya diduga telah mengeluarkan kebijakan program sertifikat tanah wakaf ke setiap DKM.

“Karena isi surat tersebut tidak cukup bukti paslon Ade-Cecep melakukan pelanggaran.”

Di sisi lain, laporan dugaan pelanggaran administrasi pemilihan yang diajukan oleh pelapor atas nama Dr. H. Iwan Saputra SE MSI diajukan melewati tenggat waktu.

“Sehingga terhadap laporan tersebut tidak dapat diterima,” ujar Zamzam Zamaludin dalam konferensi persnya lewat zoom meeting.***

Komentar