KAPOL.ID – Polda Jawa Barat terus menggenjot pembentukan karakter personel Polri agar memiliki keimanan, ketakwaan, serta integritas tinggi dalam mengemban tugas kepolisian.
Salah satu langkah konkritnya diwujudkan melalui kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) yang dihelat di Masjid Al-Amman Polda Jabar, Kamis (5/11/2026).
Hadir sebagai penceramah, Ustadz Evie Effendi memberikan tausiah di hadapan ratusan personel Polda Jabar. Kegiatan ini menjadi instrumen pembinaan internal yang krusial untuk memperkuat fondasi spiritual sekaligus membentuk moral anggota Polri agar senantiasa berakhlak baik, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun saat melayani masyarakat.
Dalam tausiahnya, para personel diajak untuk terus mendongkrak kualitas iman dan takwa, menjaga marwah sikap serta perilaku, serta menjadikan nilai-nilai agama sebagai kompas utama dalam mengemban amanah dan tanggung jawab sebagai abdi negara.
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa Binrohtal bukan sekadar rutinitas, melainkan sarana strategis untuk melahirkan personel yang tidak sekadar cakap secara profesional, tetapi juga memiliki ketahanan moral dan spiritual yang tangguh.
”Pembinaan rohani dan mental ini diharapkan dapat meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta integritas seluruh personel. Dengan landasan spiritual yang kokoh, setiap anggota Polri diharapkan mampu menjalankan tugas dengan penuh keikhlasan, tanggung jawab, serta menjunjung tinggi nilai-nilai moral dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Hendra.
Lebih jauh, momentum Binrohtal ini juga dimanfaatkan para personel untuk melakukan introspeksi diri (muhasabah), mengoreksi kualitas pribadi, serta memperkuat ikrar pengabdian yang berlandaskan pada Tribrata dan Catur Prasetya.
Polda Jabar berharap, melalui program pembinaan rohani yang digelar secara berkesinambungan ini, seluruh jajarannya semakin memiliki keteguhan moral, disiplin tinggi, serta pendekatan yang humanis dalam menghadapi dinamika tantangan tugas kepolisian di lapangan.
Dengan begitu, peningkatan kualitas spiritual ini diyakini mampu berjalan seirama dengan akselerasi profesionalisme. Pada gilirannya, Polri akan selalu hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang Presisi serta kian dicintai publik. ***












