Hibah Tujuh Yayasan Diduga Disunat, Pemilik Dapat Ancaman

  • Bagikan

KAPOL.ID –
Ketua PCNU Kabupaten Tasikmalaya KH Atam Rustam minta LBH Ansor untuk membantu 7 yayasan yang diduga terkena sunat dana bansos hingga rampung.

“Saya dengar laporan tersebut sekitar dua hari kebelakang, saat mereka datang dan melapor telah menerima hibah ke LBH Ansor,” ujar Atam saat dijumpai, Kamis (18/02/2021) sore.

Dari hibah tersebut, ketujuh yayasan malah kena potongan seperti cashback.

“Seolah-olah ini terjadi pada saat eks Sekda lama (Kodir) pada tahun 2018 lalu,” ucap Atam.

Ia mengaku miris karena kejadian lama itu kembali terjadi. Seolah tidak ada bosan-bosannya melakukan itu lagi.

“Jelas sangat menyayangkan seolah mereka ini tak takut hukum,” katanya.

LBH Ansor, kata dia, akan membantu memberikan advokasi dan pendampingan secara hukum.

“Tanpa ada pendampingan serta minim pemahaman hukum, hasilnya itu akan lain.”

“Kasihan pemerintah yang betul-betul serius hendak ingin membantu, tapi faktanya malah ada oknum demikian,” ucapnya.

Informasi yang dihimpun KAPOL.ID, ketujuh pemilik yayasan tersebut sempat mendapatkan ancaman dan tekanan psikis.

“Memang demikian, bahkan salah satu dari ketujuh itu korban ada yang sampai mengalami depresi dan takut ketika bertemu orang lain,” jelas Ketua LBH Ansor Kab. Tasikmalaya, Asep Abdul Rofik.***

  • Bagikan