HUKUM

Warganet Soroti Posisi Nanik S Deyang dalam Pergantian Pimpinan BGN | Mengapa Hanya Tiga Orang?

×

Warganet Soroti Posisi Nanik S Deyang dalam Pergantian Pimpinan BGN | Mengapa Hanya Tiga Orang?

Sebarkan artikel ini

JAKARTA, KAPOL.ID – Unggahan mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Irjen Pol (Purn.) Sony Sonjaya, di media sosial Instagram memicu beragam respons publik terkait pergantian pimpinan BGN dan proses pemeriksaan yang tengah menjadi sorotan.

Dalam unggahan di akun Instagram pribadinya, Sony Sonjaya mengunggah foto tulisan tangan berisi ucapan selamat kepada Nanik S. Deyang yang baru diangkat sebagai Kepala BGN.

Dalam keterangan unggahan tersebut, Sony menuliskan ucapan selamat dan doa agar Nanik diberikan kesehatan, kekuatan, serta kemudahan dalam menjalankan amanah barunya.

“Selamat atas jabatan baru sebagai Kepala Badan Gizi Nasional. Semoga senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan kemudahan dalam menjalankan tugas,” tulis Sony dalam unggahannya.

Unggahan itu mendapat ribuan tanda suka dan ratusan komentar. Namun di antara dukungan kepada Sony, sejumlah warganet mempertanyakan mengapa Nanik S. Deyang tidak ikut diperiksa atau dievaluasi seperti sejumlah pimpinan BGN lainnya.

Salah satu akun menulis bahwa Nanik seharusnya juga ikut diselidiki, bukan hanya tiga orang yang menjadi sorotan.

Komentar tersebut kemudian mendapat tanggapan dan dukungan dari beberapa pengguna lain yang mempertanyakan proses pergantian jabatan tersebut.

Beberapa warganet menyoroti fakta bahwa Nanik sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala BGN bersama Sony Sonjaya dan pejabat lainnya.

Mereka mempertanyakan alasan Nanik justru dipromosikan menjadi Kepala BGN di tengah pergantian pimpinan yang dilakukan pemerintah.

“Masa yang diperiksa hanya tiga orang, sementara wakil yang lain justru naik menjadi kepala badan,” tulis salah satu pengguna Instagram dalam kolom komentar.

Komentar lain menyebut bahwa publik perlu mendapatkan penjelasan mengenai dasar evaluasi yang dilakukan terhadap para pimpinan BGN agar tidak menimbulkan spekulasi di masyarakat.

Meski demikian, hingga kini belum ada informasi resmi yang menyatakan bahwa Nanik S. Deyang terlibat dalam pelanggaran atau menjadi objek pemeriksaan tertentu.

Pengangkatan Nanik sebagai Kepala BGN dilakukan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto setelah evaluasi terhadap pimpinan lembaga tersebut. Sebelumnya, Nanik menjabat sebagai Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi.

Pemerintah melalui Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa pergantian pimpinan BGN dilakukan setelah proses evaluasi yang berlangsung sekitar satu setengah tahun.

Dalam keputusan tersebut, Dadan Hindayana dicopot dari jabatan Kepala BGN, sementara Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung juga tidak lagi menjabat sebagai wakil kepala. Di sisi lain, Nanik S. Deyang dipercaya memimpin BGN sebagai kepala yang baru.

Sampai saat ini, belum terdapat keterangan resmi dari pemerintah maupun aparat penegak hukum mengenai adanya pemeriksaan terhadap Nanik S. Deyang sebagaimana dipertanyakan sebagian warganet di media sosial.

Karena itu, komentar-komentar yang beredar di Instagram masih merupakan opini dan pertanyaan publik yang belum didukung informasi resmi dari pihak berwenang.

Unggahan Sony Sonjaya sendiri lebih banyak berisi ucapan selamat dan dukungan kepada Nanik S. Deyang atas amanah baru yang diterimanya sebagai Kepala Badan Gizi Nasional.

Namun demikian, kolom komentar menunjukkan masih adanya rasa ingin tahu masyarakat terkait proses evaluasi dan pergantian pimpinan di tubuh BGN. ***