Ketua DPRD: Bupati dan TAPD Harus Bergerak Cepat Soal Insentif Nakes

  • Bagikan
Ketua DPRD, Asep Sopari Al Ayubi mendorong bupari dan Ketua TAPD Kabupaten Tasikmalaya melakukan inisiatif pergeseran anggaran untuk memenuhi insentif Nakes. Karena honor Nakes termasuk salah satu prioritas dalam refocussing anggaran.

KAPOL.ID–Ketua DPRD, Asep Sopari Al Ayubi mendorong Bupati dan Ketua TAPD bergerak cepat memerhatikan jasa tenaga kesehatan (Nakes). Karena sudah beberapa bulan insentif bagi mereka tidak kunjung cair.

“Betul-betul kita harus lebih mengutamakan pelayanan publik. Jangan sampai terjadi pengabaian terhadap tenaga medis, karena bisa berdampak pada kualitas pelayanan terhadap penanganan pasien Covid-19,” ujar Asep Sopari, Jumat (21/5/2021), dalam siaran persnya.

Asep mengaku begitu peduli terhadap Nakes, karena sepanjang pandemi Covid-19 mereka termasuk yang paling lelah. Nakes menanggung resiko paling tinggi terpapar Covid-19, karena aktivitas mereka bersentugan langsung dengan pasien.

“Saya sangat terkejut, kenapa tenaga medis yang menjadi garda terdepan dalam penangan Covid-19 tidak mendapat segera haknya, yaitu dana insentif,” lanjutnya.

Asep juga mengaku bahwa dirinya pernah mengonfirmasikan hal tersebut kepada Kepala Dinas Kesehatan dan Pengendalian Penduduk (DKPP) Kabupaten Tasikmalaya. Jawaban yang ia dapat; ada perbedaan kebijakan antara 2020 dengan 2021.

“Pada 2020, insentif Nakes kan teranggarkan langsung dari Kementerian Kesehatan atau Kemenkes. Pencairannya langsung ke rekening pribadi Nakes. Sementara 2021 harus teranggarkan pada APBD yang sumbernya dari Dana Alokasi Umum (DAU),” tambahnya.

Atas dasar jawaban tersebut, Ketua DPRD akan mendorong ke Ketua TPAD dan Bupati supaya mengambil inisiatif melakukan penggeseran anggaran. Karena salah satu prioritas recofussing anggaran adalah untuk honor Nakes atau fasilitas kesehatan.

  • Bagikan