OPINI  

Manfaat Pedestrian HZ-Cihideung

Oleh Risad Alfarizi
Ketua Forum Literasi Kota Tasikmalaya

Di Jalan KHZ Kota Tasikmalaya saat ini sedang berlangsung pembangunan pedestrian. Atau lebih dikenal dengan jalur pejalan kaki atau trotoar, apakah bisa membuat masyarakat sejahtera dan kota menjadi tertata. Hal ini bagi sebagian orang mungkin menjadi sesuatu yang tidak pernah terjadi. Karena melihat dari sudut pandang yang sempit bahwa pedestrian hanya berfungsi untuk pejalan kaki saja.

Padahal jika melihat dengan sudut pandang yang terbuka serta visioner, pembangunan pedestrian ini sangat banyak manfaatnya. Bisa dilihat pedestrian di tiap kota-kota besar. Pembangunan pedestrian yang menarik dan tertata dengan pohon-pohon indah yang menghiasinya, serta menertibkan pengguna kendaraan dan pedagang kaki lima.

Dengan adanya pedestrian di Jalan KHZ Kota Tasikmalaya tentu bisa membuat beberapa sektor pembangunan akan meningkat. Bisa dilihat dari manfaatnya seperti menambah keindahan kota, keasrian dan kesejukan ini akan menjadikan keindahan kota yang berpadu dengan alam. Tentunya akan lebih terasa manusiawi dan tidak hanya sekadar menjadi lintasan lalu-lalang kendaraan dengan carut-marutnya kota dengan kemacetan.

Selain dari pada menambah keindahan kota, juga memaknai keberpihakan pemerintah kepada seluruh masyarakat baik yang mempunyai kendaraan maupun yang tidak.

Pemerintah telah banyak memfasilitasi pengguna kendaraan bermotor. Dengan adanya pembangunan pedestrian di jalan KHZ ini, saatnya pemerintah juga memfasilitasi pejalan kaki. Dengan begitu masyarakat memiliki kesempatan yang sama dan kenyamanan yang sama.

Selain daripada masyarakat merasa nyaman saat berjalan kaki pedestrian, juga dapat membuat masyarakat saling berinteraksi. Hubungan interaksi kekerabatan yang kini jarang ditemui akan berlangsung.

Secara sosial akan berdampak positif bagi pembangunan kota. Semakin banyaknya interaksi warga atau lalu-lalang pejalan kaki, semakin banyak pula frekuensi kunjungan. Serta transaksi yang terjadi di pusat pertokoan di sekitar pedestrian dan masyarakat pun akan meningkatkan daya belinya.

Apalagi jika pedagang tradisional yang telah tertata dengan baik menjadi tujuan belanja kebutuhan masyarakat menengah ke bawah dibangun dan dikelola dengan profesional. Dampaknya membuat perekonomian masyarakat Kota Tasikmalaya menjadi lebih maju.

Tentu akan menarik wisatawan luar kota apalagi Kota Tasikmalaya ini adalah kota jasa dan kota transit. Para wisatawan itu akan menilai keindahan dan keamanan, sehingga mau datang kembali melihat keindahan Kota Tasikmalaya.

Selain meningkatkan ekonomi, pariwisata, lapangan pekerjaan dan kesejahteraan masyarakat, juga mampu menjadi solusi masalah yang selama ini terjadi di kota.

Di bawah trotoar pedestrian bisa dibangun saluran berbagai fasilitas seperti saluran listrik atau telepon dan saluran drainase tentu berfungsi sebagai penangkal banjir. Sehingga air dapat ditampung dan mengalir lebih jauh ke dalam tanah dengan cara mengintegrasikan fungsi saluran drainase dan trotoar.

Manfaat dari pedestrian mengenai kesehatan dapat mengurangi volume kendaraan. Penataan pohon-pohon penambah kesejukan setidaknya dapat mengurangi polusi kendaraan yang selalu menghantui kesehatan. Tentunya masyarakatpun akan lebih menyukai berjalan kaki karena secara tidak langsung sambil berolahraga.***