KANAL

Maut Mengintai di Atap MBTA Nurul Huda: Pekerja Paruh Baya Tersengat Listrik Tegangan Tinggi

×

Maut Mengintai di Atap MBTA Nurul Huda: Pekerja Paruh Baya Tersengat Listrik Tegangan Tinggi

Sebarkan artikel ini

KABAR PRIANGAN ONLINE – Kelalaian keselamatan kerja di area instalasi listrik bertegangan tinggi kembali menelan korban. Juhana (68), seorang pekerja bangunan warga Dusun Citaleus, Desa Citaleus, Kecamatan Buahdua, menderita luka bakar kritis usai kepalanya menyenggol bentangan kabel PLN berdaya besar saat merenovasi atap bangunan MBTA Nurul Huda, Senin (3/8/2026) pagi.

Insiden maut yang terjadi sekitar pukul 09.30 WIB tersebut berlangsung begitu cepat. Saksi mata menyebutkan, Juhana kala itu tengah memposisikan wuwung genteng di puncak atap. Tanpa menyadari ancaman kabel listrik tegangan tinggi yang membentang tepat di atasnya, ia mendadak berdiri untuk merapikan hasil garapan.

Benturan fisik antara kepala korban dan jalur arus listrik tak terhindarkan. Ledakan energi berdaya tinggi seketika menghempaskan tubuh rentan Juhana ke lantai atap. Pakaian yang dikenakannya hangus terbakar, meninggalkan luka bakar berat di hampir seluruh permukaan tubuhnya.

Sontak, jeritan histeris warga memecah ketenangan kawasan sekitar. Laporan darurat yang masuk segera direspons jajaran Pemerintah Kecamatan Buahdua. Tim gabungan yang terdiri dari Kasi Trantib, Satpol PP, Kepala Desa Citaleus, hingga Babinmas langsung menerjunkan personil untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP).

Langkah sterilisasi area dilakukan secara intensif berkoordinasi dengan petugas PT PLN guna memutus potensi bahaya susulan di lokasi pengerjaan atap tersebut.

Melihat kondisi fisik korban yang memprihatinkan, penanganan medis darurat langsung dilakukan di Puskesmas terdekat. Namun, akibat derajat luka bakar yang tergolong ekstensif dan mengancam jiwa, Juhana langsung dirujuk ke RSUD Umar Wirahadikusumah Sumedang guna menjalani perawatan intensif di ruang penanganan kritis.***