Nama Ibunda Jokowi Diabadikan di Ponpes Al Mizan Majalengka

  • Bagikan

KAPOL.ID – Pondok Pesantren Al-Mizan Kecamatan Jatiwangi Kabupaten Majalengka, melakukan peletakan batu pertama, pembangunan Aula Ibunda Presiden Joko Widodo yang diberi nama Hj. Sudjiatmi Notomihardjo.

Pembangunan ini dalam rangka mengenang spirit perjuangan Ibunda Jokowi, yang memiliki karakter dan kesabaran yang sangat kokoh.

Kegiatan ini dihadiri langsung Pengasuh Pondok Pesantren Al-Mizan KH Zaenal Muhyidin dan Anggota DPR RI Fraksi PKB, yangjuga Mantan Direktur Relawan TKN Jokowi Amin, KH. Maman Imanulhaq serta para santri ponpest setempat.

“Almarhumah ibunda Hj. Sudjiatmi Notomihardjo merupakan sosok yang memiliki karakter yang sabar dan teguh,”kata Kang Maman saat menghadiri acara tersebut.

Menurut politikus PKB ini, almarhumah telah mendidik Presiden Jokowi menjadi pribadi jujur, sopan, rajin, bertanggung jawab dan sabar.
“Eyang, panggilan akrab almarhumah, terbukti sukses menjadikan Jokowi menjadi orang nomer satu di Republik Indonesia ini,” paparnya.

Sehingga, lanjut Dewan Syura DPP PKB ini, karakter ini harus dimiliki generasi muda Indonesia untuk menghadapi tantangan di dunia global seperti saat ini.

“Eyang ini lahir di Boyolali 15 Februari 1943, dan wafat di Solo 25 Maret 2020 merupakan sosok yang memiliki karakter kesabaran yang sangat kokoh,” katanya.

Hal senada diungkapkan Pengasuh Pondok Pesantren Al Mizan KH Zaenal Muhyidin.

Menurut alumni PMII ini, sepengetahuanya ibunda Jokowi telah mengajarkan kehidupan yang penuh kasih sayang, sabar dan sederhana.

“Itu yang harus dimiliki generasi muda, terutama para Santri di Al-Mizan Jatiwangi,” katanya.

Menurutnya, pada peletakan Batu Pertama Pembangunan Aula berukuran 40 meter x 24 meter berlantai dua ini.

Pada peletakan batu ini dihadiri Vice President Tatalogam Lestari, Stephanus Koeswandi, Sekjen Kerapatan Indonesia Tanah Air (KITA) Ayep Zaki, unsur muspida kecamatan Jatiwangi dan undangan lain secara terbatas dan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Selain agenda tersebut
dilaksanakan Peresmian
contoh Rumah Instan Domus untuk revitalisasi bencana dan Pelatihan dan Sertifikasi Pemasangan Baja Ringan untuk kalangan pesantren dan remaja di daerah rawan bencana.

Chief Financial Officer Tatalogam Lestari, Wulani Wihardjono sangat mendukung kegiatan ini karena pihaknya yakin bahwa Pesantren adalah tempat generasi muda dibina untuk memiliki karakter kepemimpinan.

“Salah satu karakter penting yang harus dimiliki para calon pemimpin bangsa ini adalah kesabaran. Karakter ini yang menjadikan Pak Jokowi sukses sebagai pemimpin sejak Walikoto Solo, Gubernur DKI dan Dua Periode Presiden RI. Semoga kita semua meneladani Spirit Eyang Hj. Sudjiatmi Notomihardjo,” tutur Bunda Wulani.

Sementara itu, Stephanus mengatakan, kerjasama Tatalogam Lestari dengan KITA dan Pondok Pesantren Al-Mizan merupakan sinergitas yang penting dalam membangun ketahanan ekonomi masyarakat melalui pelatihan dan sertifikasi pemasangan baja ringan, memenuhi kebutuhan rumah instan permanen untuk warga korban bencana dan menguatkan pesantren dalam pendidikan karakter.

“Tatalogam Lestari Group berkomitmen membantu pemerintahan Jokowi
soal penyediaan rumah instan permanen seperti yang dilakukan BNPB, Kemensos dan PUPERA.
Kerjasama dengan KITA dan Pesantren Al-Mizan ini pun akan terus berlanjut di seluruh kawasan Indonesia,” tegas Stephanus.

Ketua pelaksana pembangunan Aula, H. Asep Zainal Aripin, berharap proyek ini bisa dipakai saat Haul pertama Eyang Hj. Sudjiatmi Notomihardjo.

Ia menambahkan Aula ini akan dipergunakan untuk kegiatan Pengajian, Zikir Istighosah, Tahfidz Quran, Kreasi Seni, Koperasi Kamulan dan Program Pesantren GO Digital. (Mubaroq)***

  • Bagikan