Patroli Sambang Polres Garut, Cegah Kerumunan di Malam Tahun Baru

  • Bagikan

KAPOL.ID – Sudah jadi kebiasaan, malam pergantian tahun baru dijadikan ajang untuk melepaskan kegembiraan oleh masyarakat dimanapun, berhura-hura di sejumlah titik keramaian, terutama di sejumlah objek wisata.

Mengingat tahun baru sekarang masih dalam keadaan pandemi Covid-19, meski keadaanya sudah menurun tapi antisipasi perlu tetap dilakukan.

Seperti yang dilakukan jajaran Polres Garut.

Dalam menghadapi malam pergantian tahun baru, khususnya mencegah terjadinya kerumunan masa berlebihan yang bisa berpotensi untuk penularan Covid-19 pihaknya secara rutin melaksanakan patroli atau kegiatan Patroli Sambang.

Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono menyebutkan Patroli sambang yang dimaksud katanya bertujuan untuk menciptakan ketertiban umum, termasuk diantaranya penegakan protokol kesehatan.

Memang diakuinya, kasus Covid-19 di Kabupaten Garut saat ini telah mengalami penurunan, meski demikian katanya, protokol kesehatan masih tetap menjadi perhatian besar jajaran Polres Garut.

Karenanya lanjut dia, berbagai upaya pun terus dilakukan untuk menekan kasus penyebaran virus Covid-19, melalui langkah-langkah pencegahan pelanggaran protokol kesehatan disemua tempat yang berpotensi terjadinya kerumunan masa.

Wirdhanto berharap, antisipasi secara dini yang dilakukan jajarannya bisa memberikan kesadaran terhadap masyarakat, agar tetap mematuhi protokol kesehatan, sekaligus mengingatkan warga untuk tidak membuat kegiatan yang dapat mengundang kerumunan saat perayaan tahun baru.

Termasuk kepada warga yang akan merayakan natal agar senantiasa mampu menjaga protokol kesehatan.

“Dalam waktu dekat ini kita pun akan mengundang komunitas gereja untuk mengingatkan agar perayaan Natal nanti dilaksanakan dengan tetap mengacu pada protokol kesehatan,” tuturnya.

Wirdhanto pun menegaskan, pihaknya tak segan-segan melalukan tindakan tegas terhadap siapapun yang melanggar protokol kesehatan.

Tak hanya membubarkan kegiatan, tapi akan menindaklanjuti sesuai hukum yang berlaku terhadap para pelanggar protokol kesehatan.***

  • Bagikan