Pemilik Kedai Kopi Memilih ‘Nginap’ Tiga Hari di Lapas Tasik

  • Bagikan
Aparat Kejaksaan Negeri Tasikmalaya mendampingi Asep saat memasuki Lapas Tasikmalaya, Kamis (15/7/2021).*

KAPOL.ID –
Pengelola kedai kopi Look Up di Tuguraja, Cihideung Kota Tasikmalaya Asep Lutfi Suparman (23) memutuskan untuk menjalani hukum kurungan selama tiga hari di Lapas Tasikmalaya.

Sebelum menjalani kurungan, ia diantar ayahnya, Agus Suparman (56) dan penyidik Kejari Tasikmalaya Ahmad Sidik, Kamis (15/7/2021).

“Agak kaget, saya kira di Mapolsek atau Polres. Secara mental saya siap menjalani hukuman ini,” ujar Asep sebelum masuk ke Lapas Tasikmalaya.

Agus Suparman mengaku bangga dengan keputusan anaknya ini. Meskipun ada kesedihan sebagai orang tua.

“Ya orang tua mana sih yang tak sedih. Tapi saya tetap bangga dengan anak saya. Ini bukti tanggung jawab melaksanakan putusan pengadilan.”

“Padahal bagi saya Insya Allah mudah mengumpulkan uang Rp 5 juta untuk membayar denda,” terangnya.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tasikmalaya, Faruddin menjelaskan, saat sidang tipiring Selasa kemarin diputuskan hakim membayar denda Rp 5 juta atau kurungan 3 hari.

“Yang bersangkutan kukuh memilih menjalani kurungan. Karena kasus sudah inkrah (memiliki kekuatan hukum) maka menjalani hukuman kurungan di lapas.”

“Kalau ditahan di kantor polisi atau kejaksaan itu kan kasus yang belum inkrah,” jelasnya.

Sebelumnya diberitakan kedai kopi tersebut melanggar jam operasional yang diperbolehkan selama PPKM darurat. Serta melayani pembeli makan di tempat. ***

  • Bagikan