Pemuda Pancasila Datangi KPU dengan Tiga Permintaan

Pemuda Pancasila menyampaikan tiga permintaan kepada KPU Kabupaten Tasikmalaya. Salah satunya berkas salinan rekomendasi Bawaslu kepada KPU terkait dugaan pelanggaran administrasi oleh calon petahana. (Foto: kapol.id/Amin R. Iskandar)

KAPOL.ID—Menyoal surat rekomendasi Bawaslu ke KPU tentang dugaan pelanggaran administrasi Pemilu oleh salah satu pasangan calon, Pemuda Pancasila (PP) menyambangi kantor KPU Kabupaten Tasikmalaya, Senin (4/1/2020).

Di hadapan tiga orang komisioner KPU, PP menyampaikan tiga permintaan. Pertama, PP meminta KPU bersikap netral dan profesional dalam menjalankan Topoksinya sebagai penyelenggara Pilkada Kabupaten Tasikmalaya tahun 2020.

Kedua, PP meminta agar KPU menyikapi dengan seksama dan menindak lanjuti surat rekomendasi Bawaslu dengan cepat dan tepat, sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku pada Undang-undang No. 10 tahun 2016 tentang Pilkada.

Ketiga, PP meminta salinan berkas dari Bawaslu yang diserkan kepada KPU Kabupaten Tasikmalaya terkait surat rekomendasi tanggal 26 Desember 2020. Nomor lampiran surat dimaksud adalah 07/Reg/LP/PB/Kab/13.26/XII/2020.

Sejauh pantauan kapol.id, untuk memenuhi permintaan PP yang ketiga, KPU Kabupaten Tasikmalaya berkoordinasi dengan Bawaslu dan KPU Provinsi Jawa Barat.

“Arahan dari KPU Provinsi Jawa Barat, kami sebagai pemohon harus bersurat secara resmi kepada KPU Kabupaten Tasikmalaya,” ujar Asep Miftahul Huda, Wakil Ketua 1 MPC PP Kabupaten Tasikmalaya.

Asep juga mengemukakan pihaknya mendapat jaminan dari KPU Kabupaten Tasikmalaya, bahwa permintaannya akan terkabul setelah surat disampaikan. KPU sendiri akan meneruskan surat tersebut ke Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya.

“Kami akan langsung kirim surat ke KPU kari ini juga. Sebelum salinan berkas itu kami terima, kami tidak akan pulang. Kami akan menunggu,” tandas Asep.