Polisi, ASN, Sampai Mahasiswa Gemari Profesi Advokat

  • Bagikan
Peserta bersama PKPA tahun 2021 menyempatkan berfoto pada malam inagurasi di Fave Hotel Tasikmalaya.*

KAPOL. ID –
Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) 2021 yang digelar Ikadin-Peradi Tasikmalaya sudah rampung.

Peserta yang lulus angkatan ini lebih beragam, mulai dari ASN, mahasiswa, hingga polisi.

“Ini menandakan profesi advokat cukup digemari dari berbagai latar belakang pekerjaan.”

“Karena manfaat PKPA ini tak hanya ilmu, juga relasi diantara advokat,” ujar Sekjen PKPA 2021, Ecep Nurjamal SH. MH, Minggu (5/9/2021).

Salah satu peserta, Kompol Didik Rohim mengatakan, banyak sekali pengetahuan yang didapat dari PKPA.

Terutama pengetahuan di bidang advokasi, proses hukum yang memenuhi asas keadilan.

“Minimal nanti ketika saya sudah purna, bisa beracara. Karena kalau saat ini kan masih aktif bertugas sebagai polisi,” katanya yang juga Kapolsek Indihiang Kota Tasikmalaya.

Serupa dikatakan peserta yang berasal dari ASN Kemenag Kota Tasikmalaya, Erwan Kurniawan.

“Ternyata hukum itu luwes sekali, dan itu membutuhkan pemahaman. Baik hukum pidana, perdata ataupun lainnya,” ucapnya yang diamini Aap Akhirudin.

Salah seorang karyawan swasta, Reza Nurfahmi mengatakan, dari PKPA sendiri ingin mengetahui khasanah hukum di indonesia.

“Mudah-mudahan bermanfaat buat diri sendiri, dan lebih sadar dalam berbuat sehingga lebih hati-hati,” ucapnya.

Salah seorang mahasiswa jurusan hukum, Asep Abdul Basar mengatakan, pengetahuan melalui PKPA sangat banyak.

Meskipun ia baru lulus kuliah, merasa makin banyak yang belum diketahui terkait profesi advokat.

“Bagi yang baru lulus, ini semakin membuka wawasan tentang hukum. Kalau memang passionnya menjadi advokat, sangat tepat,” katanya.***

  • Bagikan