Terhubung dengan KAPOL

BIROKRASI

Program IPKD Diluncurkan, Diisi Jalan Sehat

|

KAPOL.ID – Program Informasi Pelayanan Keuangan Daerah (IPKD) dan Pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) secara online diluncurkan di Lapang Rancah, Ciamis, Minggu (08/03/2020) pagi.

Terpantau ribuan masyarakat Kecamatan Rancah mengikuti jalan sehat, memeriahkan peluncuran tersebut.

Peserta jalan sehat dilepas langsung Bupati Ciamis, Dr. H. Herdiat Sunarya yang didampingi Wakil Bupati, Yana D Putra serta Ketua DPRD Ciamis H. Nanang Permana.

Selain itu juga, hadir pula Camat Rancah, Danramil, Kapolsek, Kepala BNN Kabupaten Ciamis, APDESI Kecamatan Rancah, PPDI Kabupaten Ciamis, Ormas serta jajaran Pemerintah Desa se-Kecamatan Rancah.

Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menjelaskan, dengan IPKD ini dapat mempermudah wajib pajak warga Ciamis untuk membayar PBB secara elektronik. Ia meminta kepada para pimpinan dari tingkat kecamatan hingga desa untuk mensosialisasikan layanan ini ke masyarakat.

“Ini gunanya untuk mempercepat dan mempermudah pembayaran pajak. Sekaligus menghindari penyalahgunaan atau korupsi pajak tersebut. Seperti uang pajak yang dikumpulkan dari masyarakat tak disetorkan ke Pemda,” tegasnya.

IPKD merupakan salah satu upaya Pemkab dalam menyongsong era digital saat ini. Masyarakat bisa melihat langsung pengelolaan keuangan daerah, juga dalam pembayaran pajaknya bisa secara online langsung.

Selain launching IPKD dan PBB, Pemkab Ciamis membantu menyosialisasikan program Tripel Untung sebagai program Pemprov Jabar tahun 2020 dalam bentuk penghapusan denda tunggakan PKB, bea balik nama (BBN) dan penghapusan tarif progresif pokok tunggakan berlaku mulai 02 Maret sampai 30 April 2020.

Herdiat juga mengajak masyarakat untuk menjaga kesehatan, salahsatunya melalui olahraga. Hal itu untuk mencegah wabah corona yang saat ini cukup menghebohkan dunia.

“Jalan sehat ini merupakan salah satu olahraga, sehingga bermanfaat untuk tubuh kita semua. Saat ini dunia dilanda wabah corona, kalau tubuh kita sehat, daya tahan tubuh kuat maka tidak akan terserang,” lanjutnya.

Herdiat meminta untuk tidak panik berlebihan dalam menghadapi penyebaran wabah corona. Ia menghimbau supaya jangan melakukan penimbunan masker dan bahan makanan.

“Masker hanya digunakan oleh orang sakit. Kalau orang sehat pakai masker itu ketika di tempat keramaian yang tertutup. Insyaalloh di Ciamis tak ada wabah corona,” pungkasnya. (Wawan Setiawan)*** 

Diskusikan di Facebook

Silakan mengirim pesan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *