Santri Pasundan, Arteria Dahlan Tak Cukup Minta Maaf

Ketum Perkumpulan Santri Pasundan, Aceng Ahmad Nasir

KAPOL.ID –
Ketua Umum Santri Pasundan, Aceng Ahmad Nasir menyatakan permintaan maaf Arteria Dahlan tidak cukup.

Apalagi sudah menyentuh harga diri orang sunda dengan pernyataannya saat rapat kerja Komisi DPR-RI.

“Kami ingin beliau diganti. Karena masalah ini tidak bisa selesai hanya dengan permohonan maaf. Dia tidak layak sebagai wakil rakyat.”

“Kalau tidak diganti mungkin yang akan rugi adalah kendaraannya,” katanya, Kamis (20/1/2022).

Menurutnya pernyataan Arteria Dahlan sebagai anggota legislatif dianggap bertolakbelakang dengan visi dan misi DPR.

Serta akan memberikan pernyataan sikap dan mendesak Badan Kehormatan (BK) DPR RI dan PDIP segera turun tangan.

“Ganti Arteria Dahlan jika partai tersebut masih membutuhkan warga sunda. Kalau tidak ya kita akan jawab di-2024 nanti,” tegasnya

Orang-orang yang berfikir parsial dan tribalisme ini, lanjut dia, tidak layak menjadi wakil rakyat.

“Kami khawatir akan menjadi preseden buruk dalam upaya membangun kebhinekaan yang selama ini terjalin dengan baik,” ucapnya.

Masyarakat dan santri di Jawa Barat, Banten dan DKI atau dimanapun, tutur Aceng, tidak akan diam.

Bahkan terus melakukan komunikasi dan konsolidasi langkah jika tidak ada sikap tegas dari unsur terkait terhadap Arteria Dahlan.

“Kalau ini didiamkan, maka tidak menutup kemungkinan akan terjadi lagi di kemudian hari.”

“Hal-hal tersebut dan ini jelas mencederai azas kebangsaan dalam bhineka tunggal ika yang dijunjung tinggi bangsa ini,” katanya. ***