KANAL

Cerita Pemudik Asal Depok, 16 Jam Sampai ke Tasik

×

Cerita Pemudik Asal Depok, 16 Jam Sampai ke Tasik

Sebarkan artikel ini
Suasana antrian kendaraan di Jalan Cagak Nagrek Kabupaten Bandung menuju ke Tasikmalaya dari kamera rttmc.dephub.go.id, Sabtu (30/4/2022).*

KAPOL.ID –
Arus mudik lebaran tahun ini benar-benar terasa. Sampai-sampai pemudik harus berbelas-belas jam menempuh perjalanan.

Seperti halnya Yopi (49), pemudik asal Depok. Ia hendak ke kampung halaman di Tasikmalaya. Tak tanggung-tanggung, menempuh 16 jam perjalanan.

Awal mula kemacetan sejak Tol Cikampek. Ia bersama keluarga berangkat, Jumat (29/4/2022) pukul 22.00 WIB.

“Depok sampai tol cikampek km 88 butuh lima jam. Maju sedikit, berhenti lama,” katanya, Sabtu (30/4/2022).

Setelah sahur dan salat subuh di rest area km 88, pegawai swasta ini melanjutkan perjalanan. Hingga pintu tol Cileunyi, arus lalulintas cenderung lancar tanpa kendala berarti.

Sejak keluar tol, antrian kendaraan tak terelakan. Dari Nagrek Kabupaten Bandung hingga Pasar Lewo Garut.

“Kaki udah pegel, mobil juga sampai tiga jalur dari arah Jakarta (barat). Dari arah Tasik tidak bisa lewat,” katanya.

Baru setelah Pasar Lewo, arus lalulintas cenderung lancar. Yopi sampai ke rumah mertua di Kota Tasikmalaya sekira pukul 15.00 WIB.

“Sudah dua tahun tidak pulang kampung, meskipun harus macet-macetan seperti semalam. Lumayan 16 jam capainya bukan main,” katanya.

Kasi Manajemen Rekayasa Lalu Lintas Dishub Jabar, Niza Yuliansyah menjelaskan, sudah ada 21.017 kendaraan pemudik yang melintas di jalur Gentong, Tasikmalaya hingga H-2 Lebaran.

Mayoritas kendaraan melintas pada sore hingga malam hari didominasi motor, mobil dan minibus.

“Hari ini dan besok diprediksi akan lebih banyak lagi, terutama mendekati hari-H lebaran,” katanya, Sabtu siang.

Pantauan KAPOL.ID dari laman rttmc.dephub.go.id, saat ini antrian kendaraan terlihat di Jalan Cagak Nagrek Kabupaten Bandung.***