Klinik Utama PKU Muhammadiyah Singaparna Menuju Era Baru

  • Bagikan
Prosesi pelantikan Kepala Klinik Utama PKU Muhammadiyah Singaparna periode 2021-2025. (Foto: istimewa)

KAPOL.ID–Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Tasikmalaya melantik dr. Reni Herlinawati sebagai Kepala Klinik Utama PKU Muhammadiyah Singaparna, Senin (1/11/2021). Reni akan mengemban amanah dalam rentang waktu 2021-2025.

Dengan pelantikan tersebut sekaligus menjadi era baru bagi klinik yang semula bernama Klinik Aisyiyah Muhammadiyah Singaparna As-Syifa tersebut. Paling tidak seiring dengan pergantian kepala dan nama klinik, juga terselip spirit baru menuju arah berkemajuan.

Ketua PDM Kabupaten Tasikmalaya, Dadan Ahmad Sofyan pada kesempatan tersebut mengucapkan selamat kepada Reni. Sekaligus juga berterima kasih karena yang bersangkutan telah bersedia mengemban anamah yang tidak mudah.

“Selamat bertugas bagi Bu dr. Reni. Semoga ke depan bisa menjadi lebih baik lagi. Kami juga mengucapkan terima kasih atas kesediaannya bergabung dan mengemban amanah sebagai Kepala Klinik Utama PKU Muhammadiyah,” ujar Dadan.

Ketua PDM Kabupaten Tasikmalaya itu juga menghaturkan banyak terima kasih bagi para pejuang klinik sejauh ini, baik yang masih sempat hadir pada prosesi pelantikan maupun yang telah lebih dulu wafat. Dirinya berharap jerih payah pejuang klinik mendapat pahala dari Allah.

Di samping itu, Dadan meminta kepada semua warga persyarikatan Muhammadiyah untuk senantiasa menjalin koordinasi dengan baik. Pihaknya sangat mengharapkan semua pihak dapat memberikan dorongan positif untuk memajukan Klinik Utama PKU Muhammadiyah.

“Mohon doa dari seluruh warga persyarikatan untuk kemajuan klinik ini. Kalaupun ada sesuatu hal yang perlu dikonfirmasikan, lebih elok jiga dilakukan sesuai kaidah yang berlaku di persyarikatan,” imbaunya.

Sementara Reni sangat berterima kasih kepada PDM, Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kabupaten Tasikmalaya, dan BPH klinik yang telah memberi kepercayaan kepadanya untuk tumbuh kembang di klinik.

Reni menyadari bahwa ke depan pasti akan banyak sekali cita-cita dan harapan yang ingin diraih. Tentu di balik itu juga akan ada ujian yang besar.

Namun sekalipun demikian, Reni meyakinkan bahwa sebesar apapun cita-cita dan ujian, pertolongan Allah lebih besar lagi. Bahkan lebih dekat dari urat nadi.

“Ke depan kita sama-sama berharap agar klinik ini bisa menjadi klinik yang lebih sukses, lebih besar, dan lebih bermanfaat. Bahkan bisa lebih berkembang menjadi rumah sakit tipe D serta bekerja sama dengan BPJS di Kabupaten Tasikmalaya,” harapnya.

  • Bagikan