PENDIDIKAN

Program Sadessa Mulai Berbuah Hasil, 24 Calon Sarjana Asal Kabupaten Tasikmalaya Lolos ke PTN

×

Program Sadessa Mulai Berbuah Hasil, 24 Calon Sarjana Asal Kabupaten Tasikmalaya Lolos ke PTN

Sebarkan artikel ini

KABAR PRIANGAN ONLINE (KAPOL) –Program Satu Desa Satu Sarjana (Sadessa) yang menjadi program unggulan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya dalam mendongkrak kemajuan pembangunan di tingkat desa, mulai menunjukkan hasil positif.

​Hal tersebut menyusul dibukanya hasil pengumuman kelulusan dari beberapa perguruan tinggi. Dari total 303 orang pendaftar program Sadessa, sebanyak 24 orang di antaranya sudah dinyatakan lulus dan diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

​”Alhamdulillah, ini sebuah kegembiraan bagi kami di Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya dan juga masyarakat. Di mana dari 303 warga yang ikut mendaftar pada program Sadessa, 24 orang sudah dinyatakan lulus masuk perguruan tinggi melalui jalur SNBT,” ujar Wakil Bupati Tasikmalaya, Asep Sopari Alayubi

​Menurut Asep, 24 orang calon sarjana desa yang dinyatakan lulus ke beberapa perguruan tinggi baik melalui jalur SNBP maupun SNBTini baru merupakan tahap pertama. Sementara untuk tahap berikutnya akan menyusul kemudian

​”Yang 24 orang ini baru tahap pertama dari jumlah 303 yang mendaftar ke perguruan tinggi. Sedangkan sisanya masih menunggu hasil pengumuman dari masing-masing perguruan tinggi yang mereka tuju. Dan kami yakin mereka bisa masuk semua,” kata Asep optimis.

​Di tempat yang sama, Asisten Daerah (Asda) 1 Setda Kabupaten Tasikmalaya, DR. Ruby Azhara merinci, puluhan peserta program Sadessa yang dilaporkan lulus tersebut berhasil menembus sejumlah kampus ternama yang telah menjalin Memorandum of Understanding (MoU) dengan Pemkab Tasikmalaya. Kampus-kampus tersebut di antaranya Unpad, UPI, Unsil, Poltekkes, dan ITB.

​”Kita masih menunggu laporan lengkap anak-anak kita yang berhasil masuk jalur SNBT. Nanti saatnya akan diumumkan secara resmi oleh Pemda Kabupaten Tasikmalaya setelah semua data lengkap,” terang Ruby.

​Ia menegaskan, seluruh peserta yang dinyatakan lolos kelak akan mengikuti proses pembelajaran di masing-masing perguruan tinggi dengan pembiayaan dari pemerintah daerah. Pemkab Tasikmalaya akan menanggung Uang Kuliah Tunggal (UKT) mereka sampai menyandang gelar sarjana.

​Sebagai timbal balik dari program beasiswa penuh ini, para mahasiswa tersebut memikul tanggung jawab moral untuk membangun daerah asalnya setelah menyelesaikan studi. Mereka diminta mengabdikan dirinya di desa tempat mereka mendaftar.

​”Hasil sementara ini tentu menggembirakan anak-anak yang lulus SNBP maupun SNBT, kami ucapkan selamat. Selanjutnya akan kita proses perjanjian kerja sama dengan masing-masing universitasnya, dan nanti insyaallah segera diumumkan secara resmi oleh pimpinan,” pungkas Ruby. (Adji Shg)