MTQ Bukan Sekadar Kontestasi

  • Bagikan
Pembukaan MTQ ke-37 di Kecamatan Padakembang, Senin (4/10/2021) malam.

KAPOL.ID—Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kabupaten Tasikmalaya ke-37 sudah mulai. Pembukaan berlangsung Senin (4/10/2021) malam. MTQ akan berjalan selama sepekan ke depan, di Pondok Pesantren Kodern Miftahul Hidayah Bendungan Des/Kecamatan Padakembang.

Bupati Tasikmalaya, Ade Sugianto dan Wakil Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin sama-sama hadir. Kegiatan MTQ sendiri bertema “Mari Kita Dukung Program Pemerintah dalam Mewujudkan Generasi Qur’ani di Kabupaten Tasikmalaya”.

Di samping bupati dan wakil bupati; hadur juga Sekretaris Daerah, Kepala Kementrian Agama, Ketua DPRD, Ketua LPTQ tingkat kabupaten dan kecamatan, serta unsur muspika Kabupaten Tasikmalaya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Tasikmalaya, Ade Sugianto menghaturkan banyak terima kasih bagi jajaran panitia MTQ ke-37. Tanpa kerja keras mereka, kegiatan tahunan itu tidak mungkin terselenggara secara luar biasa.

Biasanya, MTQ digelar di lingkungan masjid Agung. Namun sudah dua tahun terakhir ini MTQ bergeser ke wilayah kecamatan. Tahun lalu, MTQ terselenggara di Kecamatan Cigalontang dan kali ini digelar di kecamatan Padakembang.

“Pada MTQ tahun lalu kita mengorbitkan Kopi Cigalontang. Saya berharap dengan terselenggaranya MTQ di Padakembang ini bisa mengorbitkan kembali Padakembang sebagai sentral ikan sebagai ikon MTQ tahun ini,” ujar Ade.

Bupati Ade menekankan bahwa hal terpenting dari MTQ bukan sekadar kontestasi para kafilah; melainkan syiar Islam. Dengan demikian akan tercipta sinergitas kehidupan antara manusia dengan Allah.

“Saya juga mendorong agar penyelenggaraan MTQ ke-37 ini lebih baik. Tujuannya bukan hanya prestasi dan prestise, akan tetapi bagaimana Alquran dipahami dan menjadi napas kehidupan masyarakat. Kami tidak bangga jika hanya mengandalkan bokingan, namun jauh dari itu: seleksi pendidikan yang ujungnya kontestasi,” lanjutnya.

Di pihak lain, Ketua Harian LPTQ Kabupaten Tasikmakaya, K. H. Aa Rahmadin mengapresiasi keberpihakan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya. Katanya, tanpa keberpihakan pemerintah, MTQ tidak mungkin terselenggara.

“Kami sangat beruntung dengan perhatian Pak Bupati dan Pak Wakil Bupati Tasikmalaya. Penyelengaraan MTQ ke-37 di Padakembang kali ini sangat luar biasa, di luar dugaan,” ujar Rahmadin.

Hal positif lain dari penyelenggaran MTQ kali ini, lanjut Rahmadin, adalah terpecahkannya beberapa rekor Jawa Barat. Antara lain pendaftaran dilakukan secara online, jumlah peserta mencapai 825 orang dan pengurus LPTQ sudah terbentuk hingga tingkat desa.

  • Bagikan