Connect with us

BISNIS

Operasional Bus, Primajasa Tunggu Grafik Covid-19 Turun

|

KAPOL.ID –
CEO Primajasa, H. Amir Mahpud buka suara terkait adanya relaksasi operasional transportasi massal dari pemerintah.

Meskipun banyak pelanggan bertanya, namun keselamatan masyarakat dan kru lebih diutamakan.

“Kemarin ada pelonggaran pun tidak mau memaksakan beroperasi. Yang perlu diselamatkan itu SDM, kru dan masyarakat pemakai jasa angkutan,” ujarnya kepada awak media, Rabu (3/6/2020).

Meskipun, kata dia, harus kehilangan potensi pendapatan Rp 45 miliar per bulan dari seribu lebih armada di tiga provinsi, yakni Jabar, DKI Jakarta dan Banten.

“Terutama transportasi angkutan penumpang, kami yakin Allah menginstal ulang kehidupan kita. Hak karyawan tidak ada satupun di PHK, THR sampai gaji dipotong,” katanya.

Ketika ditanya kapan akan beroperasi, ia lebih memilih melihat grafik covid-19 turun ketimbang risiko kesehatan masyarakat.

Karena sampai saat ini grafik masih terus meningkat dan belum menuju penurunan signifikan.

“Prediksi saya bisa Desember tahun ini grafik covid baru turun, ekonomi normal sampai benar normal seperti sebelumnya itu 2024,” katanya.

Ia mengatakan dampak covid-19 juga tak hanya memukul sektor transportasi angkutan penumpang, juga properti dan wisata.

“Saya yakin pengusaha yang bisa bertahan itu, benar-benar juara bertahan menghadapi covid di kehidupan normal benar-benar normal nanti,” ujarnya. ***

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •