Connect with us

HUKUM

Penggugat Menang, Minta SK Bupati Soal Rumah Cagar Budaya Dicabut

|

rumah cagar budaya di Jalan Geusan Ulun No 150 Sumedang

KAPOL.ID – Kuasa hukum ahli waris rumah cagar budaya di Jalan Geusan Ulun No 150 Sumedang, Jandri Ginting, SH.MM.MH. menyesalkan lambatnya birokrasi Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang dalam melayani masyarakat.

Hal tersebut terjadi saat Pemda Sumedang kalah dalam persidangan dan sudah 2 bulan sejak putusan SK Bupati belum juga dicabut oleh Bupati Sumedang.

“Sebelumnya kami telah melayangkan gugatan ke PTUN Bandung dan gugatan tersebut sudah di putus oleh Pengadilan Tata Usaha Negara(PTUN) Bandung tanggal 16 april 2020 dengan hasil kita selaku penggugat menang,” ucapnya saat dikonfirmasi di kantor Hukum Law Firm J.W & Partner Jl Kutamaya No 3 Sumedang.

Menurutnya, Pemda dalam hal ini Bupati Sumedang selaku tergugat kalah telak dan tidak melakukan upaya hukum.

Oleh sebab itu, putusan PTUN tersebut sudah incrah (sudah mempunyai kekuatan hukum tetap).

“Dalam amar putusnya mengabulkan gugatan penggugat untuk seluruhnya, menyatakan batal SK Bupati  Nomor : 646/KEP.500- DISPARBUDPORA/2017 Tanggal 28 Desember 2017 Tentang Penetapan Cagar Budaya Peringkat Kabupaten Sumedang,” katanya, Selasa 23 Juni 2020.

Selain itu, kata dia, mewajibkan tergugat yakni Bupati untuk mencabut Surat Keputusan Bupati Sumedang  Nomor : 646/KEP. 500-DISPARBUDPORA/2017 Tanggal 28 Desember 2017 Tentang Penetapan Cagar Budaya Peringkat Kabupaten Sumedang.

“Hingga saat ini kami belum menerima pencabutan SK Bupati secara resmi.
Sedangkan di sisi lain, ahli waris sudah menunggu terlalu lama. Untuk itu kami selaku kuasa hukum dari Ahli waris meminta kepada Bupati Sumedang agar segera melaksanakan isi Putusan Pengadilan tersebut,” ujarnya. (Gie)***

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Advertisement

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *