Tim Pengabdian Masyarakat UNSIL Gelar Pelatihan Agen Prokes

  • Bagikan
Tim Pengabdian Masyarakat Unsil membentuk Agen Prokes di SMK Ma'arip NU Banjarsari.

KAPOL.ID–Unsil memiliki program Pengabdian Bagi Masyarakat dengan Skema Kesehatan (PbM-SK). Program ini bagian dari LP2M-PMP Unsil.

Tim Pengabdian Masyarakat dari jurusan Pendidikan Sejarah Unsil merealisasikan program tersebut. Yaitu dengan menggelar “Pelatihan Agen Protokol Kesehatan Dalam Penyelenggaraan Pembelajaran Tatap Muka di Era Normal Baru”.

Kegiatan tersebut terselenggara di SMK Ma’arif NU, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Kamis (9/9/2021). Tim terdiri atas dosen jurusan Pendidikan Sejarah.

Komposisi tim antara lain Dede Wahyu Firdaus, M.Pd. (ketua), Laely Armiyati, M.Pd., Ilham Rohman Ramadhan, M.Pd., dan Miftahul Habib Fachrurozi, M.Pd. (anggota). Sejumlah mahasiswa juga terlibat di dalamnya.

Kabupaten Ciamis sendiri mulai memberikan lampu hijau bagi pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) secara terbatas. Seiring dengan penurunan level PPKM sejak September. Pelaksanaan PTM mesti menerapkan protokol kesehatan ketat.

Adapun Agen Prokes yang dibentuk terdiri dari unsur siswa. Mereka bertugas memastikan pelaksanaan protokol kesehatan di sekolah.

Pada praktiknya, Agen Prokes diharapkan mampu bersinergi dengan pihak sekolah dalam memastikan kesehatan dan keamanan seluruh warga sekolah; baik sebelum, selama dan setelah proses pembelajaran.

Dalam sambutannya, Dede Wahyu Firdaus mengatakan jika program ini merupakan salah satu bagian dari tugas dosen untuk menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi; yakni Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian, serta Pengabdian Masyarakat.

“Kegiatan Pelatihan Agen Prokes ini diharapkan mampu menjadi bentuk nyata kontribusi Civitas Akademika Unsil bagi dunia pendidikan, khususnya di SMK Ma’arif NU Banjarsari,” terang Dede.

Kepala SMK Ma’arif NU Banjarsari, Arie Mulyono, S.Pd., menyambut baik pelaksanaan program pelatihan dengan tangan terbuka. Pihaknya juga menghaturkan terima kasih.

“Kami berharap jika kegiatan pelatihan ini dapat meningkatkan kesiapan warga sekolah dalam menghadapi pembelajaran tatap muka terbatas yang sedianya mulai dilaksanakan pada tahun ajaran baru ini,” ucap Arie.

Kegiatan pelatihan sendiri berlangsung secara tatap muka, dengan protokol kesehatan yang ketat. Warga SMK Ma’arif NU Banjarsari mulai dari guru hingga siswa-siswi kelas XI menghadirinya.

Tim Pengabdian Masyarakat Unsil bertindak sebagai pemateri. Mereka penyerahan buku pedoman Agen Protokol Kesehatan, yang disusun oleh tim pengabdian masyarakat sebagai penunjang tugas Agen Prokes.

Tim pengabdian masyarakat juga menyerahkan sejumlah alat untuk melaksanakan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) seperti hand sanitizer, wastafel untuk cuci tangan, serta poster dan X-Banner untuk mendukung kinerja agen prokes.

“Dengan pelaksanaan pelatihan serta penyerahan alat-alat ini, diharapkan memudahkan tugas Agen Prokes sehingga protokol kesehatan dapat benar-benar berjalan secara optimal di SMK Ma’arif NU Banjarsari,” tandas Dede.

  • Bagikan