BIROKRASI

Pemkab Tasik Akui Sulit Hentikan Bencana Sosial

×

Pemkab Tasik Akui Sulit Hentikan Bencana Sosial

Sebarkan artikel ini

KAPOL.ID –
Wilayah Kabupaten Tasikmalaya mendapatkan peringkat nomor dua paling rawan di Jawa Barat.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tasikmalaya, menggelar apel kesiapsiagaan dan simulasi penanggulangan bencana di Halaman Kantor Pemkab, Senin (9/11/2020).

PJS Bupati Tasik Hening Widiatmoko mengatakan simulasi ini diharapkan bisa menghindari tingginya risiko bencana yang selalu terjadi setiap tahun.

“Simulasi ini mudah-mudahan bisa meyakinkan kita, bisa melakukan antisipasi lebih cepat sehingga hal-hal yang kita khawatirkan ketika bencana bisa kita hindari,” ujarnya.

Simulasi diikuti ratusan petugas penanggulangan bencana dari BPBD, PMI, SAR, TNI dan Polri dan serta para relawan.

Terlihat sejumlah mobil operasional dan peralatan penanggulangan bencana digunakan dalam simulasi tersebut.

Dalam simulasi tersebut menggambarkan sejumlah peristiwa yang kerap terjadi di sekitar wilayah Kabupaten Tasikmalaya.

“Jadi kesiapsiagaan bencana ini bukan hanya kesiapan saat bencana dan pasca saja.”

“Tapi sebelumnya juga harus kita siapkan dengan matang terkait dengan itu,” terangnya.

Ketika sejumlah awak media menanyakan penanganan bencana sosial pada musim pandemi, ia mengakui sulit memprediksi dan menghentikan.

“Menyikapi soal bencana sosial seperti pandemi itu semoga semuanya bisa sadar akan bahanya seperti apa, tapi kita sudah berupaya untuk hal tersebut,” tandasnya.***