KAPOL.ID –
Dampak dari pergeseran tanah di Desa Singajaya Kecamatan Cibalong Kabupaten Tasikmalaya, dampak kerusakan bertambah.
Awalnya diketahui berjumlah 7 rumah dan satu sarana pendidikan hancur. Per hari bertambah empat rumah di Kp Babakan Jeruk dikabarkan mulai terancam.
“Kalau yang 7 lalu itu sudah kosong ditinggal warga mengungsi ke lokasi aman,” ujar Deden Alex Solihin Kades Singajaya saat dijumpai KAPOL.ID, Rabu (10/02/2021).
Retakan tanah atau istilah warga setempat mahkota, lanjut dia, sudah merambat dari rumah hingga kesawah.
“Karena rasa khawtir takut ada pergeseran susulan, kita lebih dulu mengevakuasi dan mengantusivasi mereka lebih takut ada korban,” jelasnya.
Selain itu warga yang memiliki kendaraan roda empat sementara ini tidak bisa melintasi Kampung Babakan Jeruk.
“Ini dilakukan demi keamanan dan keselamatan bersama. Sementara kita alihkan sekitar 4 kilometer ke arah Parungponteng,” tandasnya.
Kabdi Darlog BPBD Kabupaten Tasikmalaya Irwan mengaku belum mendapatkan laporan penambahan rumah yang terdampak.
“Baru 7 rumah yang kemarin terdampak, satu sekolah dasar yang ambruk, baru itu dari catatan kami.”
“Selebihnya secepatnya akan kami cek kembali,” jelas Irwan saat dihubungi KAPOL.ID.***












