Arang Batok Kelapa Jadi Briket, Pasarnya Menjanjikan

  • Bagikan
CV Mandiri Persada bersiap mengekspor briket arang batok kelapa.

KAPOL.ID–Arang Batok kelapa ternyata bisa jadi briket. CV Mandiri Persada sudah melakukannya sejak 2015. UMKM dari Kampung Neglasari, Tanjungmekar, Jamanis, Kabupaten Tasikmalaya tersebut memastikan pasar briket batok kelapa menjanjikan.

“Potensi pasar briket arang batok kelapa ini sangat banyak di luar negeri, terutama timur tengah dan Eropa. Kebanyakan dipergunakan untuk penggunaan roko shisha dan arang barbeque,” ujar Sinta Dewi, Pemilik CV Mandiri Persada, Selasa (14/9/2021).

Sejauh ini CV Mandiri Persada sudah mengekspor briket batok kelapa hingga Timur Tengah, Asia, Eropa dan Amerika. Untuk memenuhi permintaan pasar, perusahaan memiliki pekerja sebanyak 100 orang warga setempat.

Proses produksi briket batok kelapa terpusat di pabrik. Sementara pengemasan bisa di rumah para pekerja, yang tersebar di dua kampung terdekat dari lokasi pabrik.

Per minggu CV Mandiri Persada mengekspor briket sebanyak dua kontainer. Satu kontainer berkapasitas 25 ton dan satu kontainer lainnya sebanyak 18 ton.

“Untuk bahan baku kita ambil dari wilayah lain. Kebanyakan dari pulau Sumatra, karena bahan baku arang lokal belum mempu memenuhi kebutuhan jumlah dan standar arang yang diminta. Ada bahan baku dari Pangandaran, tapi jumlahnya masih kurang,” lanjut Sinta.

Bila dirinci, kata Sinta, negara-negara tujuan ekspor antara lain Iraq, Hongkong, Jerman, Turki, hingga Amerika Serikat dan Brazil; bareng dengan UMKM lain yang sama-sama binaan Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM).

“Terakhir kita kirim dua kontainer Sabtu kemarin ke Hongkong dan Iraq. Satu kontainer berisi 18 ton dan satu lagi 26 ton,” pungkas Sinta.

  • Bagikan