Dede, Santri Ponpes Muara Jangan Putus Asa Raih Cita-cita

  • Bagikan

KAPOL.ID-
Setiap manusia diciptakan Sang Pencipta dibekali kemampuan ilmu untuk meraih segala cita-cita.

Hanya saja setiap manusia punya kemampuan yang berbeda-beda untuk meraih cita-cita.

Selama manusia berupaya, kerja keras dengan kemampuan ilmu yang dimilikinya, punya semangat yang tinggi dan jangan pernah berputus asa.

Demikian movitasi Ketua Umum Prawita Genppari, Dede Farhan Aulawi di depan puluhan santri Ponpes Muara Desa Bantarkalong, Kec. Cipatujah, Kab. Tasikmalaya, Sabtu (27/11/2021).

“Semua santri mempunyai cita-cita yang tidak hanya sekadar diucapkan dengan lisan, tapi harus punya target dengan cara ditulis dalam sebuah catatan.”

“Berapa lama bisa diraih, perangkat ilmu apa saja yang harus dicapai, alhasil antara yang diharapkan dengan cita-cita yang diraih bisa menjadi kenyataan,” katanya.

Untuk meraih cita-cita, lanjut dia, perlu keyakinan yang kuat dan jangan berputus asa. Terus mencoba jika ternyata belum tercapai.

Dia memandang, santri merupakan SDM yang sangat potensial untuk membangun NKRI dalam berbagai bidang, dilandasi dengan ilmu keagamaan yang mumpuni.

“Tentu saja tidak hanya meraih cita-cita dalam arti sempit, tapi harus punya keyakinan yang kuat dan mengharap rido Allah,” imbuhnya.

Dede juga mengajak santri aktif dalam mengembangkan wisata religi yang berbasis pesantren.

“Banyak di sekeliling pesantren potensi yang bisa digali untuk memajukan dan mendongkrak ekonomi pesantren dikolaborasikan dengan wisata religi,” tutur Dede.

Ada 4 progres digagas oleh Prawita Genppari mengembangkan dan mendukung wisata yang berbasis pesantren.

Mulai dari peternakan, pertanian perikanan dan perkebunan (P4).

“Jadi nanti kita bisa membuat penataan dulu di sekitar pesantren, kira-kira apa yang cocok untuk dikembangkan, peternakan, pertanian, perikanan atau perkebunan,” jelasnya.

Sesepuh Ponpes Muara, Drs. Dedi Abdullah menyambut baik rencana Prawita Genppari.

“Harapan besar upaya ke depan ponpes Muara bisa menjalin kerjasama dengan Genppari kira-kira cocoknya apa potensi wisata religi yang bisa dikembangkan di pontrennya,” harap Dedi. ***

  • Bagikan