ERC Bakti Karya Gandeng Kopi Liyane Gelar Diskusi Serial Pendidikan

ERC Bakti Karya
Beberapa aktivis yang tergabung dalam Bakti Karya Educational Research & Consulting (ERC) tengah merancang kegiatan bersama untuk membuka ruang diskursus pendidikan untuk generasi muda.

Seberapa populer isu pendidikan saat ini? Pertanyaan itulah yang memantik gagasan awal untuk diselenggarakannya diskusi serial tentang pendidikan sebagai bentuk kekhawatiran pada kondisi pendidikan saat ini di Indonesia. Terlebih, isu pendidikan jarang dibincangkan terutama oleh generasi pseudo digital saat ini.

Beberapa aktivis yang tergabung dalam Bakti Karya Educational Research & Consulting (ERC) tengah merancang kegiatan bersama untuk membuka ruang diskursus pendidikan untuk generasi muda. Bekerjasama dengan Kopi Liyane yang akan menjadi lokasi diskusi serial. Diskusi akan digelar setiap Minggu.

Menurut aktivis ERC Nurul Hidayat (26) acara ini adalah upaya mengajak kaum muda aware dengan isu penting yaitu pendidikan. Menurut aktivis yang kerap dipanggil Dayad itu, isu pendidikan tidak melulu hanya dikonsumsi kalangan tertentu, melainkan harus juga disebarkan terutama kepada generasi muda.

“Kami telah bersepakat untuk mencari cara yang paling masuk akal untuk mengajak kaum muda terutama generasi Milenial, generasi Y dan Z untuk mulai peduli dengan isu pendidikan. Pasalnya, hasil dan dampak dari pendidikan menentukan kualitas peradaban,” ungkap Dayat saat ditemui Kapol.id pada Rabu (28/9).

Menurut Dayad, pihaknya ERC telah bersepakat menggelar acara diskusi santai di Kopi Liyane yang berada di jalan Bambu Apus Raya.

“Semoga ini menjadi bagian dari ikhtiar kecil untuk menyelamatkan generasi agar lebih berdaya melalui penguatan isu pendidikan,” kata Dayad.