Pengusaha Tasik Ungkit Pernyataan Kadisporabudpar Pindah ke Ciamis

  • Bagikan

KAPOL.ID –
Pengusaha Tasikmalaya, Rony Muhammad Anugrah ungkit kembali pernyataan Kadisporabudpar Kota Tasikmalaya pada sosialisasi beberapa waktu lalu.

Sebab, ‘Pindah ke Ciamis’ sangat kontraproduktif dengan tahun investasi pada RJMD Pemerintah Kota Tasikmalaya.

“Jangankan mendatangkan investasi, yang sudah ada juga disuruh ke Ciamis,” katanya kepada wartawan, Kamis (28/01/2021).

Lelaki yang aktif di Kadin ini sangat menyayangkan pernyataan tersebut. Apalagi di tengah pandemi covid-19, daerah berlomba-lomba menarik investasi.

Pada akhirnya mempercepat pemulihan ekonomi seperti yang didengungkan oleh pemerintah.

“Perputaran uang pengusaha UMKM Kota Tasik yang bergerak di makanan dan minuman lebih dari Rp 1 miliar per bulan,” katanya.

Ketika disinggung terkait izin, sampai sejauh ini juga belum semua rekan yang tahu apa saja yang harus dimiliki.

Belum lagi biaya yang harus dikeluarkan tidak murah dan mekanismenya seperti apa.

“OSS kita sudah, kalau yang sudah apalagi. Amdal itu juga tidak murah. Lalu seharusnya yang wajib amdal itu seperti apa.”

“Kita belum mendapatkan klasifikasi yang jelas,” katanya.

Ketika dikonfirmasi, Kepala Disporabudpar Kota Tasikmalaya Hadian belum memberikan jawaban.

Saat dihubungi, telepon selulernya tidak aktif. Begitupula pesan yang dikirimkan KAPOL.ID belum memberikan jawaban.

Sebelumnya, mahasiswa juga menyoal pernyataan ‘pindah ke Ciamis’ pada audiensi di DPRD Kota Tasikmalaya.***

  • Bagikan