Peringati Hari Perjuangan KHZ Musthafa, Ponpes Sukamanah Luncurkan Buku Ajengan Sukamanah

  • Bagikan

KAPOL.ID –
Peringati hari perjuangan KHZ Musthafa yang merupakan tokoh asli Tasikmalaya,
keluarga besar Pondok Pesantren Sukamanah menggelar Peluncuran Biografi dengan judul Ajengan Sukamanah, secara virtual.

“Dengan hadirnya buku ini, ingin lebih mengenalkan lagi, karena di masa sekarang itu tidak bisa pungkiri masih ada yang belum tahu sosok beliau.”

“Maka hadirlah buku ini,” ujar salah satu cucu KHZ Musthafa, KH Atam Rustam saat dijumpai KAPOL.ID, Selasa (23/02/2021) malam.

Sebetulnya, lanjut Atam, bedah buku ini
rencananya digelar bulan Oktober 2020 lalu.

Karena ada sedikit kendala, akhirnya terlaksana pada tahun ini tepat di hari perjuangan almarhum ke 77.

Buku yang berisikan kisah dari cara mencari ilmu, ketika hendak berjihad.

“Dari 3.000 eksemplar buku ini, akan kita sebar ke sekitar keluarga pondok dan tahapan berikutnya akan kita sebar untuk umum.”

“Itu setelah melakukan koordinasi dengan pihak pemerintah,” katanya.

Buku ini sangat layak untuk dijadikan acuan dan inspirasi, terutama untuk para generasi muda.

Karena dari segi perjuangannya, dan tata cara dalam mencari ilmu sesuai dengan ajaran rasulullah dari sumber yang tepat.

“Sehingga dari cerita beliau ini, kita bisa mencontoh dalam segi apapunnya, tentunya itu sesuai dengan ajaran rasul,” tandasnya.

Kehadiran foto asli KHZ Musthafa, lanjut dia, sangat penting bagi keluarga. Juga lebih mengingatkan kembali di Sukamanah ini ada sosok yang tabahur keilmuannya.

“Sehingga keluarga atau turunannya bisa mempelajari dan mengamalkannya atas apa yang menjadi tujuan beliau pada masa lalu,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya Asep Sopari Al Ayubi mengaku bangga atas yang mengisahkan seorang tokoh perjuangan asli Tasikmalaya.

“Dengan hadirnya buku ini, sangat layak untuk ditiru, karena beliau itu wajib untuk menjadi sumber inspirasi kita semua,” kata dia.

Ia mengatakan, secepatnya akan membuat museum KHZ Musthafa.

“Kerena dengan adanya museum, segala arsip dan segala macam peninggalan beliau itu akan kita simpan di sana,” bebernya.***

  • Bagikan