Amdal Lingkar Utara Tasik Disangka Belum Ada

  • Bagikan
KMRT mempertanyakan Amdal Jalan Lingkar Utara Kota Tasikmalaya di DPRD Kota Tasikmalaya, Kamis (21/10/2021).*

KAPOL.ID – Koalisi Mahasiswa dan Rakyat Tasikmalaya (KMRT) audiensi ke DPRD Kota Tasikmalaya, Kamis (21/10/2021).

Mereka menanyakan kejelasan Analisis Dampak Lingkungan (Amdal) Jalan Lingkar Utara Kota Tasikmalaya.

“Data yang kita pegang, Amdal sudah keluar Mei 2021. Padahal surat balasan pada Juni 2021 dari Sekda itu masih dalam proses.”

“Dari Dinas LH juga sebelumnya melalui surat menyatakan tidak ada amdal,” kata Ketua KMRT, Arif Rahman.

Jika memang belum ada, lanjut dia, bakal menjadi preseden buruk administrasi pemerintahan.

Pihaknya menduga ada penyelewengan apalagi amdalnya memerlukan waktu lama sejak tahun 2016.

Apalagi pekerjaan fisik di jalan tersebut, saat ini sedang berjalan

“Kalau tidak salah, Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 22 Tahun 2021. Ada denda 2,5 persen dari total nilai proyeknya bagi pelaksana kalau tidak ada amdalnya.”

“Jadi harus dihentikan kegiatan pembangunan Lingkar Utara yang saat ini berjalan,” kata kuasa hukum KMRT, Taufik Rahman.

Wakil Ketua DPRD, Agus Wahyudin mengatakan, gabungan Komisi I dan III segera melakukan rapat terkait hal ini.

Untuk memastikan kesimpangsiuran informasi terkait amdal yang muncul dalam forum tadi.

“Kita tak bisa menentukan apakah itu sah atau tidak sah karena tak dalam kapasitas itu. Nanti komisi yang memperdalamnya,” ujarnya.

Ketika dihubungi KAPOL.ID, Kepala Dinas PUTR Kota Tasikmalaya Dudi Mulyadi mengatakan, Keputusan Wali Kota Tasik bernomor 660/Kep/ 244-DLH/2021 tentang Amdal Lingkar Utara memang sudah terbit pada Mei 2021 lalu.

Saat itu, belum diketahui apakah sudah ditandatangani pelaksana tugas (Plt.) Wali Kota Tasikmalaya atau belum.

“Hasil rekomendasi Komisi Amdal waktu itu sudah ada, namun memang belum ada informasi sudah ditandatangani Plt. Wali Kota atau belum.”

“Makanya saat itu ada jawaban surat masih dalam proses. Intinya Amdal itu saat ini sudah ada, bahkan sudah diumumkan di media massa,” katanya.

Pihaknya tidak akan gegabah pengerjaan fisik Lingkar Utara apabila belum ada Amdal. Dan tidak bisa serta merta pula harus dihentikan.

“Saya rasa hanya misinformasi saja, toh amdalnya sudah ada,” kata Dudi yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tasikmalaya.***

  • Bagikan