Pemerkosa Balita Kembar di Cipedes Kota Tasik, Mendekam di Sel Tahanan

Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Aszhari Kurniawan ungkap kasus dugaan perkosaan terhadap balita kembar di Halaman Mapolres Tasikmalaya Kota, Sabtu (22/1/2022).*

KAPOL.ID –
Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota telah menangkap ENT (77) warga Cipedes Kota Tasikmalaya.

Pelaku yang diduga melakukan perkosaan terhadap balita kembar tersebut mendekam di sel tahanan.

“Kita masih selidiki terkait upaya pemerkosaannya dengan terus mendalami keterangan saksi dan bukti-bukti,” ucap Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Aszhari Kurniawan, Sabtu (22/1/2022).

Barang bukti yang sudah dikantongi mulai dari keterangan saksi, keterangan visum, celana pendek.

“Hasil penyelidikan, saudara kembar anak perempuan tersebut statusnya bukan korban,” katanya.

Tersangka diduga berbuat cabul dan melanggar Undang-undang Perlindungan Anak. Ancaman hukuman kurungan maksimal 15 tahun.

Sebelumnya, Ketua Yayasan Taman Jingga, Ipa Zumrotul Falihah melaporkan kelakuan E (77) ke polisi.

Ia mendapatkan informasi anak kembar perempuan mengeluhkan rasa sakit di kemaluannya ketika buang air kecil.

“Korban bilang ada kakek masuk ke rumah dan melakukan kekerasan seksual,” ujarnya.

Kejadian itu saat kedua anak kembar tersebut ditinggal ayah kandungnya bekerja. Sementara ibunya kabur dari rumah, Sabtu (15/1/2022).

“Perbuatan yang dilakukan pelaku melanggar perlindungan anak di bawah umur, kepolisian agar memproses hukum segera,” katanya.***