Perbaikan Gorong-gorong Kota Tasik Bikin Macet, Anggaran Juga Macet

  • Bagikan
Tangkap layar video ATCS Dishub Kota Tasikmalaya pada pukul 10.12 WIB di Jalan Otista.*

KAPOL.ID –
Perbaikan gorong-gorong di sejumlah ruas jalan di Kota Tasikmalaya akhir-akhir ini mendapat keluhan warga.

Pantauan KAPOL.ID, tumpukan galian dan material memakan bahu jalan sehingga lajur jalan menyempit.

“Kalau materialnya wajar, kalau galiannya berhari-hari tidak diangkat kan jalan makin sempit.”

“Makanya kalau lewat jalan yang ada perbaikan gorong-gorong, macet panjang kayak di Sutsen,” ucap Wati (34) salah seorang pengguna jalan, Senin (25/10/2021).

Senada dikatakan Ahmad (28), pengguna jalan lainnya. Di jam-jam sibuk, jalan di Kota Tasikmalaya tidak bisa diajak kompromi.

“Ke sini ada galian, ke sana juga. Antrian di stopan panjang. Udah seminggu lebih macet begini,” katanya.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Tasikmalaya, H. Muhammad Yusuf memohon maaf ada ketidaknyamanan saat perbaikan gorong-gorong.

“Ini upaya kita untuk menghindari genangan ataupun banjir ketika hujan. Mohon maaf, selama perbaikan agak terganggu.”

“Ini untuk kepentingan masyarakat dan pengguna jalan ke depan,” ucapnya.

Pemkot Tasikmalaya juga dihadapkan pada persoalan refocusing anggaran bantuan keuangan dari Pemprov Jabar.

Diantaranya perbaikan untuk gorong-gorong yang tengah berjalan sementara pelaksana sudah melakukan galian.

“Kalau yang sudah berjalan dan teken kontrak, tidak mungkin juga harus dihentikan. Ini akan menjadi masalah baru,” katanya.

Mulanya total secara keseluruhan bantuan keuangan provinsi sekitar Rp 450 miliar. Karena kekurangan anggaran, hanya menjadi Rp 283 miliar.

“Kita sedang perjuangkan ke Pak Gubernur, kalau yang sudah teken kontrak dan berjalan tidak mungkin di-delet.”

“Ini bakal menjadi masalah baru, karena sudah pembongkaran masa harus diurug lagi dan harus mengeluarkan biaya,” ujar Yusuf.

Jika yang terkena refocusing, belum lelang dan teken kontrak, kata dia, masih memungkinkan ada penundaan. ***

  • Bagikan