Tujuh Alumni Lelang Jabatan Kota Tasik Pindah Posisi

  • Bagikan
Prosesi pengambilan sumpah jabatan 10 pejabat oleh Wali Kota Tasikmalaya, H. Muhammad Yusuf berlangsung di Aula Balai Kota Tasikmalaya, Senin (11/20/2021).*

KAPOL.ID –
Penyegaran dilakukan Wali Kota Tasikmalaya, H. Muhammad Yusuf di 10 posisi pejabat setara kepala dinas, Senin (11/10/2021).

Data dari Badan Kepegawaian, Pendidikan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) Kota Tasikmalaya, tujuh diantaranya merupakan alumni open biding alias lelang jabatan yang lulus beberapa tahun ke belakang.

Semisal Hanafi dari Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) rotasi ke posisi Kepala DPMPTSP.

Lalu Jalaludin geser ke Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan. Tedi Setiadi pun menjadi Staf Ahli yang sebelumnya kepala DKP3.

Dudi Mulyadi bergeser dari kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) ke Dinas PUTR. Dan Adang Mulyana geser ke DKP3 dari sebelumnya kepala dinas PUTR.

Lalu Budiaman Sanusi bergeser ke kepala Inspektorat dari sebelumnya kepala Dinas Pendidikan.

Terakhir, Abu Mansyur menjadi Asisten Sekretaris Daerah (Asda) III sebelumnya Asda I.

Sementara itu, tiga sisanya yakni Undang Hendiana mengisi jabatan Asda I Bidang Kesra dari sebelumnya Staf Ahli.

Asep Goparuloh menjadi Kepala BPKAD yang sebelumnya Asda III dan Hadi Riyadi menjadi kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).

“Kepada yang dilantik harus bisa memenuhi target kinerja sesuai dengan janji pelantikan.”

“Jika tak bisa, maka diberi waktu 6 bulan untuk memperbaikinya,” ujar Yusuf seusai prosesi Pelantikan di Aula Balai Kota Tasikmalaya, Senin (11/10/2021) sore.

Ia mengatakan, target kinerja harus seimbang dengan pertanggungjawaban keuangan.

Walaupun opini Pengelolaan Keuangan, bagus harus juga ditunjang oleh kinerja serta pelayanan optimal ke masyarakat.

“Saya berharap pejabat yang baru dilantik ini bisa segera beradaptasi di tempat baru,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, anggota Komisi I DPRD Kota Tasikmalaya, H. Ajat Sudrajat berharap pengalaman lelang jabatan selama beberapa tahun terakhir menjadi catatan.

“Dua kali lelang jabatan, tapi saya belum pernah mendengar ide serta inovasi mereka saat tes tulis dan wawancara direalisasikan maksimal.”

“Ini menjadi pertanyaan di rekan-rekan komisi, perlu evaluasi,” ujarnya yang juga Ketua Fraksi PPP tersebut. ***

  • Bagikan