KANAL  

Cara Murah Hindari Ular Kobra

TASIKMALAYA, (KAPOL).- Kemunculan Ular Kobra di beberapa daerah termasuk di Tasikmalaya menimbulkan kepanikan kepada warga. Komunitas Galunggung Reptilian Community (Gertak) setidaknya mencatat ada lima laporan dan semuanya telah tertangani maksimal. Mayoritas yang ditangani ular kobra jawa atau kobra penyembur. 

“Selama memasuki musim hujan ini ada lima panggilan, tiga diantaranya berhasil kita amankan karena posisinya di dalam rumah. Sisanya tidak ditemukan karena posisi di halaman rumah,” ujar Endang Gertak kepada Kapol.

Menyikapi fenomena tersebut, ia mengaku tidak terlalu terkejut. Seiring dengan pergantian musim dimana telur ular mulai menetas. Disamping habitatnya yang semakin terdesak dengan pemukiman dan rantai makanan yang tidak seimbang.

“Kemarau lalu otomatis lahan kering, mangsa seperti katak tidak ada. Sementara di pemukiman sering banyak tikus yang menjadi menu favorit makanan. Otomatis ular pindah dan menetap dimana banyak tersedia makanan seperti yang banyak ditemukan akhir-akhir ini,” katanya.

Kebersihan rumah ataupun lingkungan menjadi salah satu kunci untuk menghindari bersarangnya ular di dekat pemukiman warga. Sebab kecenderungan perilaku ular menyukai suhu lembab dan berserakan sampah. Belum ada satu kasus pun ular akan mengejar manusia, karena mereka lebih takut ketimbang manusia.

“Kobra kalau diganggu akan agresif, mereka melawan untuk melindungi diri,” ujar penggiat komunitas berjumlah 40 anggota ini.

Jika menemukan ular kobra, ia menyarankan cukup dengan alat sederhana mulai dari pengki, sapu dan karung ataupun paralon. Kuncinya adalah ketenangan dalam penanganan.

“Hanya saja harus hati-hati jika menyemburkan bisa sebab bisa mencapai 1 meter jauhnya. Pencegahannya menggunakan helm atau kaca mata. Karena mereka mengincar mata,” kata Endang.

Untuk sekadar pencegahan, bisa dengan menyiramkan karbol, kapur barus ataupun pewangi lantai. Sebab ular kobra ataupun jenis lain kecenderungannya menghindari sesuatu yang berbau tajam.

“Mereka akan lebih menghindar. Kalau bau kencing tikus, justru itu malah mengundang,” ujarnya. (KP-11)***